Jiwasraya, Manchester City dan Saham Gorengan

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 27 Des 2019 08:10 WIB
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyiapkan sejumlah skema untuk menyelamatkan PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Asuransi pelat merah ini dalam kondisi mengkhawatirkan.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menjelaskan saat ini Jiwasraya memiliki total aset Rp 23,26 triliun. Dari total aset itu, 52,2% di antaranya berupa aset finansial seperti saham yang tidak likuid.

Kemudian, Jiwasraya memiliki total utang (liabilitas) sebesar Rp 50,5 triliun yang di dalamnya sebesar Rp 15,7 triliun adalah liabilitas dari produk JS Saving Plan.

"Baru gimana skema penyehatan liablitas Saving Plan? Tiga sumber nih," katanya di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Kamis (26/12/2019).

Sebutnya, pertama, saham anak usaha Jiwasraya yakni Jiwasraya Putra akan dilepas. Dari situ, maka akan mendapatkan dana segar sebesar Rp 3 triliun.

Lalu, Jiwasraya akan mendapatkan suntikan modal dari holding asuransi. Arya sendiri belum merinci secara detail, namun dari sini Jiwasraya bisa mendapatkan dana Rp 8 triliun.

"Kedua, holding asuransi sebesar Rp 2 triliun per tahun, selama 4 tahun Rp 8 triliun," katanya.

Tidak hanya itu, Jiwasraya akan melepas aset finansial berupa saham-saham yang tidak likuid. Dari penjualan ini diperkirakan akan memperoleh dana sebesar Rp 5,6 triliun.

"Hasil penjualan aset finansialnya yang saham, yang saat ini under value diharapkan dapat dilakukan penjualan sebesar mencapai Rp 5,6 triliun," terangnya.

Bagaimana cerita soal saham gorengan?


Simak Video "Sikap Kejari soal Batalnya Dakwaan 13 Manajemen Investasi Jiwasraya"
[Gambas:Video 20detik]