Jokowi Bicara soal Skandal Jiwasraya Rp 13,7 T

Hendra Kusuma - detikFinance
Jumat, 03 Jan 2020 08:28 WIB
Foto: Rengga Sancaya/detikcom
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya buka suara terkait dengan pencekalan terhadap eks bos PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Kasus dugaan korupsi perusahaan asuransi pelat merah ini sedang ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Kejagung telah memeriksa 10 orang yang dua diantaranya adalah mantan direktur utama Jiwasraya. Sepuluh orang ini dicegah ke luar negeri (LN).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini berharap pencekalan terhadap 10 orang ini dapat membuka pangkal masalah yang menimpa Jiwasraya.

"Di sisi hukum juga sudah ditangani oleh Kejaksaan Agung. Sudah dicegah 10 orang agar kebuka semuanya sebetulnya problemnya di mana. Karena ini juga menyangkut proses yang panjang," kata Jokowi kepada wartawan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (2/1/2020).

Jokowi menyebut persoalan di Jiwasraya terjadi sejak 2009 meski pihak Istana memastikan Jokowi tidak menyalahkan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kala menjabat. Selain dari sudut pandang hukum, secara korporasi, OJK hingga Kementerian BUMN turun tangan menangani Jiwasraya.

"Nanti dilihat karena Jiwasraya sekarang ini sedang ditangani oleh untuk sisi korporasinya ditangani oleh OJK, Kemenkeu, oleh Kementerian BUMN. Semuanya sedang menangani ini. Tapi ini perlu proses yang tidak sehari, dua hari. Perlu proses yang agak panjang," ujar Jokowi.
Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Moeldoko Siap Fasilitasi Korban Jiwasraya Bertemu Kementerian BUMN"
[Gambas:Video 20detik]