Benarkah Jokowi Dapat Untung dari Skandal Jiwasraya?

Soraya Novika - detikFinance
Minggu, 05 Jan 2020 14:49 WIB
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Skandal PT Asuransi Jiwasraya masih terus bergulir liar. Isunya menyinggung banyak pihak, bahkan sampai ke lingkaran Istana Presiden.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan ada pihak yang menggiring isu bahwa pihak Istana turut mengambil untung dalam skandal Jiwasraya. Bahkan menurutnya isu itu menyebut nama Presiden Joko Widodo.

"Yang kita stop oknum-oknum yang merampok Jiwasraya. Ya mohon maaf banyak diplesetkan dibilang Pak Jokowi yang ambil, istana yang ambil," ujarnya saat ditemui di Posko Pengungsi Teluk Naga, Tangerang, Minggu (5/1/2020).


Erick menegaskan bahwa pemerintah saat ini terus berupaya melakukan bersih-bersih di tubuh Jiwasraya dan akan membongkar kasus tersebut.

"Ini kan jangan jangan kita balik yang teriak-teriak ini jangan-jangan yang ketakutan ini dibongkar. Mungkin akan banyak oknum-oknum yang gerah selama ini jarah Jiwasraya dan sekarang Jaksa Agung proses hukum mulai masuk," tambahnya.

Erick menjelaskan, dari pihak Kementerian BUMN untuk membenahi Jiwasraya pertama akan dibentuk holdingisasi. Dengan begitu, holding di atas Jiwasraya bisa mengalirkan dana untuk menyelamatkan nasabah.


"Langkah pertama holdingisasi Jiwasraya akan ada cash flow kurang lebih Rp 1,5-2 triliun. Sehingga nasabah yang selama ini tidak ada kepastian akan ada dana bergulir. Sebab tidak boleh distop," terangnya.

Simak Video "Moeldoko Siap Fasilitasi Korban Jiwasraya Bertemu Kementerian BUMN"
[Gambas:Video 20detik]
(das/zlf)