Skandal Jiwasraya dan Oknum yang Mulai Kegerahan

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 06 Jan 2020 05:59 WIB
Skandal Jiwasraya, Jokowi dan Oknum yang Mulai Kegerahan. Foto: Rengga Sancaya/detikcom

Dapen BUMN Dijadikan Satu Atap

Sengkarut Jiwasraya memberikan pelajaran bagi Erick untuk menyelamatkan BUMN lainnya termasuk para dana pensiun (dapen). Dia tak ingin dapen-dapen BUMN salah kelola keuangan hingga berakhir mengenaskan seperti Jiwasraya.

Erick mengatakan, ke depannya para dapen BUMN akan digabungkan ke dalam satu holding. Tujuannya untuk mempermudah pengawasan dan tidak kecolongan seperti Jiwasraya.

"Ke depan dana-dana pensiun yang ada di BUMN akan dijadikan satu atap. Tidak ada sendiri-sendiri lagi, jangan sampai kasus Jiwasraya terjadi di dana pensiun Pertamina," ujarnya.

Menurutnya yang terpenting dalam menjaga dapen BUMN adalah memastikan para pegawai bisa mendapatkan uang pensiunannya dengan baik saat masa tuanya.

"Kita tidak mau. Bayangkan pegawai di BRI, Pertamina yang sudah bekerja puluhan tahun, ketika pensiun dana pensiun tidak ada," tambahnya.

Untuk memastikan hal itu, tentu diperlukan adanya pengawasan yang baik. Untuk itu dilakukan konsolidasi agar pengawasan bisa dilakukan dengan baik.

"Apa juga tadi TNI-Polri. Kalau sampai Asabri, dijarah atau dirampok ya kan TNI-Polri kasian yang sudah kerja puluhan tahun tidak ada kepastian. Makanya kita konsolidasikan dicari figur yang bagus," terangnya.

Halaman

(das/ang)