Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 08 Jan 2020 16:51 WIB

Soal Temuan BPK di Jiwasraya, Erick: Pemerintah Cari Solusi Sejak 2006

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir merespons temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas skandal PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Erick mengatakan, pemerintah konsisten mencari solusi Jiwasraya sejak tahun 2006.

"Kementerian BUMN mengapresiasi hasil kerja BPK yang sebetulnya juga sudah memberikan laporan mengenai hal ini sudah sejak 2008 menurut catatan saya. Di sisi lain, Pemerintah sejak tahun 2006 sampai hari ini sudah konsisten mencari solusi atas persoalan ini," kata Erick dalam keterangan tertulis, Rabu (8/1/2020).

Dia menuturkan, langkah yang ditempuh BPK dan Kejaksaan Agung sejalan dengan koordinasi yang telah dibangun selama ini. Menurutnya, semua pihak mesti bersama-sama mengatasi masalah Jiwasraya.

"Apa yang sedang dilaksanakan oleh BPK bersama Kejaksaan (Agung) sudah sejalan dengan koordinasi yang telah dilakukan bersama. Di saat seperti ini, semua pihak harus saling bahu-membahu mencari solusi sesuai porsinya,"ujarnya.


Menurut Erick, BPK mencari potensi kerugian negara dari skandal Jiwasraya. Kemudian, Kejaksaan Agung akan melakukan proses hukum.

Selanjutnya, Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencari solusi menyembuhkan Jiwasraya.

"BPK akan mencari kerugian negara yang ditimbulkan dari apa yang terjadi di Jiwasraya, Kejaksaan akan memproses secara hukum dan kami di Kementrian BUMN, Kementerian Keuangan, dan juga OJK tentunya segera menindaklanjuti formula yang sudah kami siapkan untuk 'menyembuhkan' Jiwasraya," tutupnya.

Soal Temuan BPK di Jiwasraya, Erick: Pemerintah Cari Solusi Sejak 2006


Simak Video " Dear Nasabah Jiwasraya, Polis Asuransi Mulai Dicicil Maret"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com