Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 10 Jan 2020 21:30 WIB

Terungkap! Begini Cara MeMiles Kumpulkan Uang dari Member

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Hilda Meilisa Rinanda Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Jakarta - Keberadaan MeMiles tengah menjadi sorotan. Para member yang tergabung dalam komunitas member memiles (KMM) menolak MeMiles disebut sebagai investasi bodong. Kepada awak media, mereka menyebut MeMiles sebagai aplikasi periklanan.

"MeMiles ini aplikasi periklanan untuk bisa pasang iklan dengan beli slot iklan dengan berbatas waktu," kata Wakil Ketua KMM Sonny Ashari di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (10/1/2020).

Aktivitas membeli slot iklan dalam aplikasi MeMiles itu oleh para member disebut dengan istilah topup atau sederhananya menyetor dana. Akumulasi setoran para member ini secara keseluruhan disebut sebagai omzet nasional.


Setelah omzet nasional tercapai, maka seluruh member yang tergabung akan mendapat keuntungan alias reward berupa biaya umrah hingga mobil mewah.

"Saya bisa pasang iklan dan bisa dapatkan reward hadiah dari promo topup tersebut," bebernya.


Bila tak ada lagi yang melakukan setoran atau topup, maka aplikasi ini tak akan mendapatkan dana segar sehingga reward yang mereka impikan akan sirna.

"Kita pusing nggak pernah topup lagi pening pala saya. Ini nggak bisa tupup ini dibuat stress," tegas Ketua KMM Kemala Intan.

Simak Video "Hati-hati Investasi Ilusi"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com