Soal Pansus Jiwasraya, BUMN: Siapa yang Dirugikan? Nasabah

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 13 Jan 2020 22:30 WIB
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Kementerian BUMN merespons wacana pembentukan panitia khusus (pansus) PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Termasuk memberi tanggapan pada Anggota Komisi VI Andre Rosiade yang mendukung pembentukan pansus ini.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menjelaskan, saat ini pihaknya tengah mendatangkan investor untuk menyelamatkan Jiwasraya. Dia tak mempermasalahkan pembentukan pansus, asal pansus ini tidak membuat investor menunda untuk menyuntik modal.

"Seperti kami katakan sebelumnya bahwa untuk pansus kita lagi cari investor, jadi kalau ada keyakinan investor akan langsung masuk, kalau ada pansus silakan, tapi ada keyakinan. Tapi kalau misalnya investor menunggu selesainya politik, siapa yang dirugikan? Nasabah," katanya di Kementerian BUMN Jakarta Pusat, Senin (13/1/2020)

"Apakah nasabah mau menunggu pansus selesai, atau nasabah mau dananya kembali cepat, pilihannya seperti itu," tambahnya.

Arya pun kemudian menyinggung Andre Rosiade. Dia bilang, jika Andre mengusulkan pansus dan investor langsung mau masuk maka tidak masalah. Namun, jika adanya pansus membuat investor menunggu maka Andre mempertanggungjawabkan hal itu ke nasabah.

"Tadi kan misalnya ada Andre, kalau Mas Andre yakin mengusulkan pansus uang nasabah bisa dikembalikan dengan cepat, silakan. Tapi kalau ternyata dibuat seperti itu ternyata terbalik, investor nunggu pansus selesai mungkin, Bang Andre bisa mempertanggungjawabkan ke nasabah," paparnya.

Dengar kata nasabah di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Kejagung Buka Suara Soal Fee Broker Jiwasraya"
[Gambas:Video 20detik]