Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 18 Jan 2020 15:50 WIB

Ada Ragam Solusi Buat Jiwasraya Nih Bu Sri Mulyani, Mau yang Mana?

Hendra Kusuma - detikFinance
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Kasus gagal bayar yang menimpa PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dinilai harus menggunakan dana talangan (bailout) atau pembentukan pansus seperti yang diusulkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Penanganan masalah Jiwasraya melalui bailout disuarakan oleh pengamat asuransi Irvan Rahardjo. Dia bilang kerugian Jiwasraya yang mencapai Rp 13,7 triliun bisa diselesaikan oleh skema tersebut.

"Saya ingin sampaikan satu solusi, Menkeu untuk bailout Jiwasraya," kata Irvan saat acara Polemik MNC Trijaya di Hotel Ibis, Jakarta, Sabtu (18/1/2020).


Dia menilai angka kerugian Jiwasraya lebih besar dibandingkan kasus Bank Century yang pada saat itu ditangani dengan skema yang sama dan hasilnya terselesaikan. Irvan mengaku pemerintah harus memberikan dana talangan karena selama ini sudah abai dengan industri keuangan non bank khususnya asuransi.

Dia menambahkan pemerintah terkesan tidak hadir pada industri asuransi terlihat dari lambatnya membuat peraturan turunan yang sudah diamanatkan dalam UU perasuransian. Dia mencontohkan seperti aturan perusahaan asuransi dalam bentuk usaha bersama yang sudah diajukan sejak lama namun baru diterbitkan beberapa waktu belakangan.

"Karena pemerintah puluhan tahun ini absen dan berutang kepada industri asuransi, UU perasuransian pemerintah tidak melaksanakan amanat," jelasya.


"Jadi saya serukan bailout cari uangnya dari mana terserah," tambahnya.

Sementara itu, anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyuarakan penyelesaian Jiwasraya lewat pansus bukan lewat panja. Pasalnya, masalah ini melibatkan banyak mitra kerja pemerintah di parlemen, seperti Komisi XI dari sisi keuangannya, Komisi VI dari sisi BUMN, dan Komisi III dari sisi hukum.

"Makanya PKS sangat mendorong dan usulkan, ketika paripurna PKS lantang dibentuknya pansus, bahkan pada Rabu kemarin seluruh anggota PKS sudah tanda tangan untuk pembentukan pansus," kata Anis.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Kejagung Buka Suara Soal Fee Broker Jiwasraya"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com