Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 21 Jan 2020 17:12 WIB

Perbandingan Biaya Top Up OVO, GoPay dan ShopeePay

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Rachmatunnisa/detikINET
Jakarta - Layanan uang elektronik OVO mengumumkan akan memberlakukan biaya isi ulang sebesar Rp 1.000 pada 2 Maret 2020. Lalu bagaimana dengan dompet digital yang lain?

Biaya ini akan dikenakan jika customer menggunakan top up instan di aplikasi OVO seperti melalui ATM, internet atau mobile banking, Tokopedia dan OVO Booth. OVO juga akan mengenakan tarif 2% dari jumlah jika mengisi melalui kartu debit di aplikasi OVO.

Sementara itu untuk isi ulang GoPay melalui mobile banking dengan satu jaringan bank, misalnya BRI, akan dikenakan biaya Rp 1.000 dengan minimal isi ulang Rp 10.000. Biaya ini sama dengan isi ulang melalui ATM dengan satu jaringan bank.


Lalu isi top up GoPay melalui mobile banking dengan jaringan ATM bersama akan dikenakan biaya Rp 5.000-Rp 7.500 dengan minimum top up Rp 20.000.

GoPay juga menyediakan layanan isi ulang melalui Alfamart yang dikenakan biaya Rp 2.000 dengan minimum isi ulang Rp 20.000.

Sementara itu untuk isi ulang melalui driver Gojek tak ada biaya yang dikenakan, alias gratis dengan minimal isi ulang Rp 25.000.

Kemudian untuk aplikasi DANA masih menyediakan layanan isi ulang tanpa biaya. Isi ulang bisa dilakukan dengan kartu debit, transfer bank baik ATM, internet banking, mobile banking sampai SMS banking.


Isi ulang DANA juga bisa dilakukan di minimarket sampai Pegadaian.

Selanjutnya untuk isi ulang di Shopeepay juga masih gratis alias tidak dikenakan biaya.

Simak Video "Top Up OVO Dikenai Tarif Rp 1.000 Mulai 2 Maret"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/das)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com