Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 31 Jan 2020 14:20 WIB

Namanya Terseret di Kasus Jiwasraya, Tahir: Terkutuklah Saya!

Trio Hamdani - detikFinance
Pengusaha nasional yang juga orang terkaya Indonesia Dato Sri Tahir, menukarkan dolarnya ke rupiah di Gedung Bank Indonesia, Senin (15/10/2018). Nilainya mencapai Rp 2 triliun. Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Dato Sri Tahir diduga memiliki hubungan dengan salah satu tersangka kasus Jiwasraya, yaitu Benny Tjokrosaputro (Bentjok). Benny adalah Direktur Utama PT Hanson International Tbk (MYRX). Hal itu berujung pemanggilan terhadap dirinya oleh Panja Jiwasraya Komisi VI DPR RI.

Lantas apa kata Bos Mayapada soal dugaan tersebut?

Tahir mengatakan bahwa Benny merupakan nasabah bank miliknya, Mayapada Bank. Selain itu ayah Benny merupakan kerabatnya.

"Dia (Benny) nasabah kita, iya. Saya kenal orangtuanya, iya," kata Tahir saat dihubungi detikcom, Jumat (31/1/2020).

Namun dia tidak ada kedekatan dengan Benny. Sementara dengan ayahnya, Tahir mengatakan ada kedekatan.

"Saya dekat sama almarhum ayahnya. Kalau saya sama dia (Benny) beda generasi. Dia anak muda, saya sudah tua," jelasnya.

Lalu apakah ada kaitannya skandal Jiwasraya dengan dirinya? Tahir secara tegas menjawab dirinya tak ikut-ikutan dalam masalah tersebut.

"Saya mohon maaf ya, saya kalau menggunakan kata yang agak sedikit keras ya, saya terkutuk lah saya dalam hidup ini kalau saya ada kasus dengan pemerintah, kasus dengan negara, menipu negara. Saya nggak. 68 tahun saya hidup di sini, saya tidak pinjam bank pemerintah, saya tidak ada proyek pemerintah, ya saya berusaha kerja yang baik ya," jelasnya.

"Sejauh ini bapak bisa investigasi saya. Jiwasraya itu kantornya di mana saya nggak tahu," tambahnya.

Namanya Terseret di Kasus Jiwasraya, Tahir: Terkutuklah Saya!

Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com