Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 16 Feb 2020 18:30 WIB

Virus Corona Masih Mengancam, Bisa Dicover Asuransi?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Sejumlah warga mengikuti penyuluhan antisipasi virus Corona di kawasan Apartemen Meditarenia Marina dan Apartemen Baywalk, Jakarta Utara, Senin (3/2). Kegiatan tersebut bertujuan memberitahu kepada warga tentang bahaya virus Corona dan cara mengantisipasinya. Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Wabah virus corona atau coronavirus atau novel coronavirus (nCoV) masih bikin geger dunia. Meski di Indonesia belum ada laporan penularan, namun masyarakat khawatir bakal terdampak virus ini.

Sejumlah perencana keuangan menyarankan agar masyarakat melindungi diri dengan asuransi kesehatan yang bisa meng-cover penyakit akibat corona virus.

Hal ini penting lantaran hingga sekarang belum ditemukan vaksin untuk mengobati pasien yang terjangkit virus Corona sehingga potensi penularan masih sangat mungkin terjadi.

Banyak negara telah mengantisipasi penyebaran virus Corona seperti Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Singapura yang melakukan screening tubuh di bandara untuk para pengunjung yang datang ke negara tersebut.

Pemerintah Indonesia pun melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menetapkan siaga satu terhadap virus Corona untuk mencegah penyebaran virus tersebut masuk ke Indonesia.

Pemerintah meningkatkan upaya pencegahan penyebaran virus Corona secara masif menggunakan termoscanner di pintu-pintu masuk Indonesia baik melalui darat, laut maupun udara.

Lantas, apa ada asuransi yang meng-cover penyakit yang diakibatkan virus corona?

Salah satu yang menyediakan produk asuransi untuk penyakit akibat corona virus adalah Sequis.

Perusahaan asuransi ini memiliki produk asuransi kesehatan Sequis Q Infinite MedCare Rider (SQIMC) yang memberikan jaminan layanan kesehatan kelas kamar 1 tempat tidur (setara VIP dan VVIP di Indonesia) di lebih dari 500 rumah sakit di seluruh dunia dengan besaran pertanggungan hingga Rp 90 miliar/tahun (tanpa batas tahunan keseluruhan), yang juga memberikan manfaat atas penyakit kritis yang dibayarkan sekaligus (lump sum).

Tidak hanya itu, SQIMC kini juga hadir dengan tambahan fasilitas X Booster untuk semua plan yang memberikan manfaat penggantian biaya kesehatan sesuai tagihan (as charged) untuk perawatan intensif di ruang ICU, ICCU, PICU, MICU atau sejenisnya serta manfaat pengobatan eksperimental untuk kanker.

Asuransi lainnya, adalah Allianz Indonesia menjamin siap menanggung pengobatan nasabahnya yang terjangkit virus corona bahkan secara penuh.

"Ditanggung sesuai polis yang berlaku," ujar Chief Marketing Officer Allianz Life Indonesia Karin Zulkarnaen dalam acara Peluncuran Produk Proteksi Joint Life Care di Plaza Senayan, Rabu (29/1/2020) lalu.

Demikian pula untuk nasabah yang terjangkit yang sedang berada di luar negeri, Allianz Indonesia pun siap menanggung biaya pengobatan nasabahnya tersebut.

"Tergantung produk asuransi yang dibeli, jadi produk asuransi kesehatan kita ada yang khusus domestik, tapi ada juga plan yang khusus internasional. Nah, kalau nasabah kita membeli plan yang internasional, kebetulan lagi traveling keluar negeri sakit apapun di sana akan di-cover sesuai polis-polis yang berlaku," pungkasnya.



Simak Video "Bahana Jadi Induk Holding Asuransi Akhir Februari"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com