Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 17 Feb 2020 07:42 WIB

Fakta di Balik Diblokirnya 800 Rekening Efek Terkait Jiwasraya

Dana Aditiasari - detikFinance
Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (8/11/2016). IHSG ditutup meroket hingga 1,57%. Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka suara perihal 800 rekening efek yang diblokir Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait perkara dugaan tindak pidana pencucian uang yang menimpa PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan Hoesen menjeaskan, pemblokiran rekening efek itu telah melalui koordinasi antar dua instansi yakni OJK dan Kejagung.

"OJK mensuport sekali. Prosesnya, untuk pemblokiran ini sudah disepakati," ujar dia ditemui di Kawasan Sentul, Jawa Barat, Sabtu (15/2/2020).

Adapun pemblokiran ini, lanjut Hoesen merupakan bagian dari upaya pemeriksaan perkara Jiwasraya yang tengah dijalani Kejagung bekerja sama dengan OJK.

"Dalam proses penyidikan dan pununtutan itu ada yang namanya asset inspection (pemeriksaan aset). Dalam asset inspection ada isu aset blokir. Aset blokir karena ada proses penyidikan," tambah dia.

Bagaimana bagi yang merasa tak terkait Jiwasraya?

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Lagi! Kejagung Sita Mobil Hasil Korupsi Jiwasraya"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com