Suntikan Modal untuk Jiwasraya Tak Ada di APBN 2020

Hendra Kusuma - detikFinance
Rabu, 26 Feb 2020 16:30 WIB
Kantor Pusat Jiwasraya
Foto: Rengga Sancaya/detikcom
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan alokasi dana suntikan modal alias penyertaan modal negara (PMN) PT Asuransi Jiwasraya (Persero) tidak ada dalam APBN Tahun 2020.

Hal itu menjawab isu yang beredar jika pemerintah sudah menyiapkan PMN sebesar Rp 15 triliun sebagai upaya penyehatan Jiwasraya yang terkena kasus gagal bayar.

"Jadi dapat dilihat di UU APBN 2020 kan kita tidak ada pos sekarang ini," kata Sri Mulyani dalam acara Economic Outlook 2020 yang diselenggarakan CNBC Indonesia di Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Sampai saat ini pihak Kementerian Keuangan masih menunggu hasil rekstrukturisasi yang dilakukan oleh Kementerian BUMN. Hanya saja jika nantinya akan dimasukkan dalam APBN tahun anggaran 2021 harus melalui persetujuan dari Komisi VI, Komisi XI, dan Komisi III yang saat ini mengawasi kasus Jiwasraya.

Melalui koordinasi tersebut, dikatakan Sri Mulyani pemerintah akan mendapat banyak gambaran terkait aksi penyelamatan Jiwasraya sebelum memutuskan opsi seperti PMN.

"Kalau itu masuknya nanti di 2021 nanti pasti kita akan sampaikan bersama Komisi XI, Komisi VI, dan untuk law enforcement-nya di Komisi III dengan DPR," jelasnya.

Sebelumnya panitia kerja (Panja) Jiwasraya Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan memutuskan opsi penyelamatan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) pada Maret 2020. Adapun opsi yang bakal diputuskan itu salah satunya penyertaan modal negara (PMN) alias suntikan modal.

Ketua Panja Jiwasraya Komisi VI DPR, Aria Bima mengatakan keputusan itu diambil pada rapat kerja gabungan antara Panja Komisi VI, Komisi XI, Komisi III dengan pemerintah yang dipimpin oleh salah satu pimpinan DPR.

"Setelah reses kita ada rapat gabungan antara panja komisi VI, XI dan III yang dipimpin oleh salah satu pimpinan DPR, untuk memutuskan opsi seperti apa yang akan kita ambil, ini yang akan dilakukan pada persidangan berikutnya," kata Aria di gedung DPR, Jakarta, Selasa (25/2/2020).



Simak Video "Eks Dirut Jiwasraya Diduga Reaktif Corona, Sidangnya Ditunda"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/eds)