Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 05 Mar 2020 13:28 WIB

Pecah Telur! Bank Mega Kumpulkan Aset Rp 101 T di 2019

Soraya Novika - detikFinance
Direktur Utama Bank Mega Kostaman Thayib Foto: Soraya Novika
Jakarta -

PT Bank Mega Tbk (Bank Mega) sepanjang 2019 mencatatkan total aset Rp 101 triliun atau naik 20% dibanding tahun 2018 yang sebesar Rp 84 triliun.

Capaian ini didapat dari perolehan laba sebelum pajak sebesar Rp 2,5 triliun atau tumbuh sebesar 25% jika dibandingkan dengan kinerja periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 2 triliun dan dan berada di atas pertumbuhan industri, yaitu sebesar 7%.

Sementara Laba setelah pajak tercatat sebesar Rp 2,0 triliun atau tumbuh sebesar 25% jika dibandingkan dengan kinerja periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1,6 triliun.

"Total Rp 101 triliun, ini pecah telor Bank Mega, pertumbuhannya 20%, sangat tinggi dibandingkan bank buku 3 yang minus atau bank konvensional yang hanya tumbuh 6%" ujar Direktur Utama Kostaman Thayib dalam Public Expose (Paparan Kinerja) untuk periode tahun 2019 di Menara Bank Mega, Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Selain itu, Bank Mega juga melaporkan pertumbuhan kredit sebesar 25% menjadi Rp 53 triliun dari periode yang sama pada tahun 2018 sebesar Rp 42 triliun.

"Pertumbuhan ini tercatat di atas rata-rata industri perbankan sebesar 6.0%, Pendorong utama pertumbuhan kredit Bank Mega adalah kredit korporasi yang menempati porsi terbesar atau 44% dari total kredit Bank Mega, disusul oleh joint-financing sebesar 29% dan kartu kredit sebesar 15%," sambungnya.

Tak hanya itu, kredit korporasi juga memiliki pertumbuhan terbesar dibanding segmen lainya sebesar 51.27% menjadi Rp23,19 triliun dari Rp15,33 triliun pada tahun 2018.

Sementara itu, kredit joint-financing tumbuh 14.37% menjadi Rp 15,36 triliun dari Rp13,43 triliun pada periode yang sama tahun 2018. Kredit Retail dan Komersial tumbuh 14.06% menjadi Rp6,65 triliun dari Rp5,83 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja kartu kredit Bank Mega pada tahun 2019 juga mengalami pertumbuhan sebesar 2.23% dibanding pencapaian tahun sebelumnya, yaitu menjadi Rp7,88 triliun dari Rp7,71 triliun.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Kayu Putih Hidupkan Desa Wonoharjo"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com