Miranda: Kecil Kemungkinan Suku Bunga Turun Hingga 2006
Selasa, 06 Des 2005 15:53 WIB
Jakarta - Suku bunga turun? Hmmm...mimpi kali yeee! Bank Indonesia (BI) sudah menegaskan, kecil kemungkinan suku bunga bisa turun hingga tahun 2006.Hal tersebut ditegaskan oleh Deputi Gubernur Senior BI Miranda S Goeltom dalam jumpa pers di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (6/12/2005)."BI akan menerapkan kebijakan moneter yang ketat sebagai bentuk kewaspadaan BI agar tidak terjadi tambahan ekspektasi inflasi. Itu juga bisa diartikan kecil kemungkinan kita untuk menurunkan suku bunga. Tetapi besar kemungkinan kita stay put pada angka sekarang," urai Miranda.Miranda memperkirakan tekanan inflasi akan terus berlangsung hingga kuartal III-2006. "Kami melihat tekanan inflasi sampai kuartal III-2006 baru menurun, sehingga pada kuartal IV dan akhir 2006, inflasi itu bisa single digit," ujar Miranda.Mengenai kenaikan BI rate sebesar 50 basis poin menjadi 12,75 persen, Gubernur BI Burhanuddin Abdullah menegaskan, kenaikan tersebut merupakan respons terhadap angka inflasi."Bagaimana membawa ekspektasi ke masa depan. Bagaimana menjaga kondisi pasar keuangan, dan bagaimana untuk menjaga kelangsungan pemulihan ekonomi," kata Burhanuddin.Miranda menambahkan, BI harus hati-hati dalam memperkirakan NPL perbankan tahun 2006, mengingat perbankan belum melakukan finalisasi rencana bisnisnya. "Mungkin awal Januari sudah ada gambaran kondisi perbankan tahun depan," katanya.Hal senada disampaikan Burhanuddin yang menyatakan, pada bulan Desember merupakan bulan penyusunan rencana bisnis. BI masih menunggu angka proyeksi untuk ekonomi tahun depan. Tetapi ada kemungkinan kredit yang akan disalurkan itu sekitar 15-20 persen. "Itu secara sporadis sudah disampaikan di media. Tapi kita lihat nanti," ujar Burhanuddin.
(qom/)











































