Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 18 Mar 2020 11:45 WIB

IMF Tolak Beri Pinjaman Venezuela Buat Atasi Corona

Soraya Novika - detikFinance
Demonstrasi di Venezuela Foto: Luis Robayo/AFP
Jakarta -

Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) menolak memberi pinjaman penanggulangan virus corona kepada pemerintah Venezuela, Amerika Selatan.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro sempat mengajukan pinjaman sebanyak US$5 miliar atau setara Rp 76,2 triliun (kurs Rp 15.220/US$) kepada IMF. Akan tetapi, beberapa jam setelah pengajuan pinjaman tersebut dilayangkan, IMF langsung menolak permintaan Maduro. Alasannya, karena kepemimpinan Maduro di negara itu tidak mendapat pengakuan secara internasional.

Sebagaimana diketahui, saat ini masyarakat Venezuela tengah terombang-ambing akibat perebutan kursi kepemimpinan di pemerintahan negara itu. Maduro mengklaim dirinya sebagai presiden yang sah secara konstitusional karena memenangkan pemilihan presiden pada Juli 2018 lalu.

Akan tetapi, rivalnya, Juan Guaido Pada 23 Januari 2019, satu bulan setelah dirinya menjabat sebagai Ketua Majelis Nasional Venezuela menyanggah legitimasi Maduro dan menyatakan jabatan presiden kosong. Dia kemudian mengambil sumpah untuk melayani sebagai Pelaksana Tugas Presiden Venezuela berkat dukungan Amerika Serikat.

Setelah mengukuhkan diri sebagai presiden, Guaido meminta militer Venezuela membelot namun ditolak menteri pertahanan yang tetap mendukung Nicolas Maduro.

"Sayangnya, IMF tidak dalam posisi untuk mempertimbangkan permintaan ini, karena tidak ada kejelasan pengakuan internasional terhadap pemerintahan negara itu," tulis IMF dalam sebuah pernyataan resmi dikutip dari Agence France Presse, rABU (18/3/2020).

Lebih lanjut, IMF menerangkan bahwa lembaga internasional itu hanya mau memberi bantuan kepada negara-negara anggota yang diakui oleh masyarakat internasional.

"Seperti yang telah kami sebutkan sebelumnya, keterlibatan IMF dengan negara-negara anggota didasarkan pada pengakuan resmi pemerintahan negara itu oleh masyarakat internasional, sebagaimana tercermin dalam keanggotaan IMF. Sedangkan, (Venezuela) tidak ada kejelasan tentang pengakuan terhadap pemerintahannya saat ini," sambung pernyataan resmi tersebut.

Memang, lebih dari 50 negara termasuk Amerika Serikat belum mengakui Maduro selama lebih dari setahun belakangan. Kebanyakan dari pimpinan negara itu lebih condong mendukung pimpinan oposisi Juan Guaido yang menyatakan dirinya sebagai presiden yang sah.

Akan tetapi, kepemimpinan Maduro saat ini tak dapat ditumbangkan oleh Guaido dan AS. Sebab Maduro mendapat dukungan penuh dari negara sekutu seperti China dan Rusia yang tetap mempertahankan dukungan militernya kepada Maduro.



Simak Video "Akibat Lockdown, Migran Venezuela Jalan Kaki Tinggalkan Kolombia"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com