Gubernur BI: Kami Minta Perbankan Segera Turunkan Bunga Kredit!

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 24 Mar 2020 20:00 WIB
Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) telah melakukan sejumlah langkah untuk menangkal virus corona di Indonesia. Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan saat ini bank sentral berupaya untuk melakukan stabilisasi di pasar valuta asing (valas) khususnya stabilitas nilai tukar rupiah.

Menurut Perry, bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pemerintah, BI menyediakan aspek yang berkaitan mulai dari penyediaan pembiayaan perbankan. Perry menyebut BI telah memangkas suku bunga acuan atau BI 7 days reverse repo rate menjadi 4,5%.

"Oleh karena itu, kami juga meminta kepada perbankan untuk segera menurunkan bunga kredit," kata Perry dalam video conference di Jakarta, Selasa (24/3/2020).



Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang telah menginstruksikan bank BUMN untuk menurunkan suku bunga dasar kredit dan menyalurkan kredit.

Perry menyebutkan BI saat ini juga melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah melalui intervensi baik di pasar spot, domestic non deliverable forward (DNDF), maulun pembelian dari pasar sekunder.

"Nanti kami akan update sejumlah angka indikator yang ingin kami lakukan," kata dia.

Berdasarkan data analisis uang beredar BI per Januari 2020 suku bunga kredit secara rata-rata tertimbang tercatat 10,47% turun 3 basis poin dibandingkan periode bulan sebelumnya 10,5%.



Simak Video "Penyederhanaan Nilai Rupiah alias Redenominasi Nongol Lagi"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/eds)