Rupiah Masuki Posisi Overvalue
Senin, 12 Des 2005 09:50 WIB
Jakarta - Setelah penguatan yang terus menerus sepanjang perdagangan pekan lalu, nilai tukar rupiah kini sudah berada pada posisi overvalue. Kendati masih ada ruang untuk penguatan, namun rupiah sepanjang pekan ini sangat rentan terhadap profit taking.Pada awal perdagangan Senin (12/12/2005), rupiah dibuka pada level 9.730/9.740 per dolar AS. Posisi tersebut berarti melemah dibandingkan dengan posisi pada akhir pekan lalu di 9.690 per dolar AS.Ketua Masyarakat Profesional Madani (MPM) Ismed Hasan Putro menilai, posisi nilai tukar rupiah saat ini sudah sangat overvalue. "Tapi memang sekarang pelaku pasar sedang bulan madu dengan tim ekonomi," kata Ismed dalam diskusi di Financial Club, Graha Niaga, Jakarta.Menurutnya, dengan melihat posisi cadangan devisa dan harga minyak dunia, posisi rupiah yang wajar adalah 10.500/11.500 per dolar AS.Ismed menilai, nilai tukar rupiah masih sangat rentan posisinya dan bisa menukik pada kisaran yang tidak diprediksi sebelumnya,"Dan yang perlu diingat, rupiah tidak ditentukan oleh tim ekonomi tapi pada mekanisme pasar," tegasnya.
(qom/)











































