Belum Meluncur, Penampakan Uang Virtual China Bocor Duluan

Soraya Novika - detikFinance
Kamis, 16 Apr 2020 19:30 WIB
Business woman holding stack of 100 yuan banknotes money. Chinese yuan currency
Foto: iStock
Jakarta -

China benar-benar serius mengembangkan cryptocurrency atau mata uang virtual sebagai alat tukar di masa depan. Baru-baru ini, publik dibuat heboh dengan tangkapan layar atau screenshot penampakan mata uang virtual China. Bocornya tangkapan layar tersebut diyakini sebagai pertanda pengembangan Yuan digital sudah semakin matang dan tak lama lagi bakal siap diluncurkan secara resmi.

Mengutip South China Morning Post (SCMP), Kamis (16/4/2020) diketahui bahwa tangkapan layar mata uang virtual China itu didapat dari uji aplikasi seluler yang dikembangkan oleh salah satu bank terbesar milik China yakni Agricultural Bank of China. Meski demikian, belum ada jadwal resmi kapan Yuan digital tersebut siap diluncurkan.

Merespons bocornya gambar Yuan digital ke publik, Lembaga Penelitian Mata Uang Digital, People's Bank of China (PBOC) selaku pengawas pengembangan proyek ini justru enggan mengomentari tangkapan layar uang digital China tersebut. Pasalnya, hanya mereka yang tau bagaimana bentuk asli mata uang digital tersebut dan hanya mereka pula yang berhak meluncurkan versi akhirnya.

Untuk diketahui, China merupakan negara dengan ekonomi besar pertama yang mengeksplorasi peluncuran mata uang digitalnya sendiri, yang akan dikontrol ketat oleh PBOC. Mulai dari sistem desentralisasi yang mendasari cryptocurrency seperti bitcoin dan tidak memerlukan administrasi dari otoritas pusat.

Di sisi lain, ada yang beranggapan bahwa tangkapan layar Yuan digital ini menunjukkan juga bagaimana virus corona mengubah strategi ekonomi Beijing. Sebab, ada selama diserang COVID-19, masyarakat di sana khawatir dengan kemungkinan penyebaran virus lewat uang kertas maupun koin.



Simak Video "Belum Ada Tersangka di Kasus KTP Palsu WNA China di Kendari"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)