Kapitra Mundur dari Komisaris Bank Syariah Mandiri

Soraya Novika - detikFinance
Senin, 20 Apr 2020 13:05 WIB
Kapitra Ampera
Foto: Kapitra Ampera (Kanavino/detikcom)
Jakarta -

Muhammad Kapitra Ampera mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Komisaris Independen PT Bank Syariah Mandiri (BSM). Jabatannya kini diisi Suyanto yang ditunjuk oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Kepada detikcom, Kapitra Ampera memberikan keterangan. Menurutnya, ia sengaja mundur dari jabatan dewan komisaris sebab merasa jabatannya tak banyak memberi manfaat kepada masyarakat banyak.

"Saya menjauh dari kekuasaan dan berhenti dari komisaris BSM karena tidak ada yang bisa dibuat bagi umat dan ternyata situasinya tidak seperti yang ada di dalam pikiran saya," ujar Kapitra Ampera kepada detikcom, Senin (20/4/2020).

Ia mengaku kesulitan mencapai idealismenya terhadap perusahaan tersebut sebab banyaknya kepentingan di mana-mana.

"Terlalu sulit kita untuk mencapai keidealan berbangsa dan bernegara, terlalu banyak interests (kepentingan) dari bermacam manusia," sambungnya.

Ia pun berpesan agar Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bisa tetap kuat memimpin negara agar Indonesia menjadi negara maju.

"Saya berharap pak Jokowi kuat dengan segala hal ini, dia orang yang bersungguh-sungguh untuk bangsa ini maju, tetapi dia tidak bisa kerja sendiri," pungkasnya.

Untuk diketahui, selain Suyanto, BSM juga mengangkat Arief Rosyid sebagai Komisaris Independen menggantikan Aquarius Rudianto. Pengangkatan keduanya dibuat berdasarkan surat Menteri Badan Usaha Milik Negara RI NOMOR sr-137/MBU/02/2020 perihal Persetujuan Komisaris Utama dan Direktur Utama Anak Perusahaan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. tanggal 26 Februari 2020.

Lalu, BSM juga kembali mengangkat M. Arifin Firdaus sebagai komisaris yang sebelumnya juga menjabat jabatan yang sama. Pengangkatan tersebut dibuat berdasarkan surat Komisaris Bank Mandiri nomor KOM/042/2020 perihal Persetujuan Pengangkatan Wakil Perseroan sebagai Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan Anak PT Bank Mandiri Tbk. tanggal 30 Maret 2020.

Pengangkatan itu akan ditindaklanjuti melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dengan mempertimbangkan ketentuan dan peraturan yang berlaku.



Simak Video "Ingin Tak Ada Lagi Kasus Ninoy, Kapitra: Pulangkan Habib Rizieq"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)