Investor Asing Masih Kuasai SUN
Rabu, 14 Des 2005 13:52 WIB
Jakarta - Kepemilikan investor asing dalam portofolio surat utang negara (SUN) mencapai Rp 30 triliun, atau naik Rp 20 triliun dari posisi kepemilikan asing 2 bulan yang lalu.Hal tersebut disampaikan Dirjen Perbendaharaan Depkeu, Mulia P Nasution kepada wartawan seusai MoU dengan ADB di kantor Ditjen Perbendaharaan Depkeu, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (13/12/2005)."Memang ada peningkatan, kita tentunya melihatnya sebagai hal yang baik, dalam artian bahwa kepercayaan investro luar terhadap SUN meningkat," ujar Mulia.Ditambahkan, dengan peningkatan jumlah kepemilikan asing itu tentunya ada penambahan modal yang masuk buat Indonesia.Menkeu Sri Mulyani Indrawati sebelumnya mengatakan gelagat investor asing sebenarnya tidak susah untuk dipahami. Ini mengingat asumsi dan prediksi atas perkembangan pasar modal di tahun 2006 didasarkan pada keadaan makroekonomi secara keseluruhan yang berujung pada perbaikan atas harga-harga obligasi."Justru yang kita sulit pahami adalah respon dari investor lokal yang sering terlambat dan cenderung bersikap menunggu, investor asing saat ini berburu obligasi dengan semangatnya," katanya.Program debt switching yang dilakukan pemerintah dengan mengganti obligasi yang jatuh tempo dengan menerbitkan obligasi yang jatuh tempo pada tahun 2020 mendapat sambutan hangat.Keadaan yang hampir sama juga terjadi di pasar saham, dengan earning pershare yang diperkirakan tumbuh 10 persen pada tahun 2006, maka diperkirakan harga saham pada tahun 2006 juga akan naik.
(qom/)











































