Bisakah RI 'Cetak Uang' Sendiri Demi Tangkis Dampak Corona?

Hendra Kusuma - detikFinance
Jumat, 24 Apr 2020 15:37 WIB
Desain Baru Uang Rupiah
Ilustrasi/Foto: Maikel Jefriando
Jakarta -

Pemerintah dinilai bisa mencetak uang demi memenuhi kebutuhan dana penanggulangan virus Corona alias COVID-19. Uang yang dicetak ini bisa dimanfaatkan bagi masyarakat dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT).

Pengamat ekonomi, Piter Abdullah mengatakan cetak uang merupakan hal yang wajar. Bahkan negara seperti Amerika Serikat (AS) pun melakukan hal tersebut demi memenuhi kebutuhan dana penanggulangan COVID-19.

"Pemerintah menerbitkan utang dibeli oleh Bank Indonesia (BI), atau bahasa lainnya pemerintah berutang sama BI, untuk itu BI cetak duit, nggak ada masalah," kata Piter saat dihubungi detikcom, Jakarta, Jumat (24/4/2020).


"Itu lah yang dilakukan Jepang, Amerika, Amerika pernah menerbitkan quantitative easing, stimulusnya sekarang ribuan triliun dari utang, utangnya ke bank sentral dengan cetak duit," tambahnya.

Sebelumnya, ekonom senior Chatib Basri menilai Bank Indonesia (BI) bisa mencetak uang banyak dalam rangka menutup defisit anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun 2020.

Dalam menanggulangi virus Corona (COVID-19), pemerintah sudah mengusulkan pelebaran defisit anggaran sampai 5,07% dari produk domestik bruto (PDB) dari yang sebelumnya hanya 1,76%.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Pasien Corona di Mamuju Kabur: Dijemput Petugas, Dilawan Keluarga!"
[Gambas:Video 20detik]