Bunga Kartu Kredit BCA Turun

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 28 Apr 2020 11:30 WIB
Logo BCA
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengumumkan sesuai dengan kebijakan Bank Indonesia (BI) dalam masa darurat COVID-19 yakni pada 1 Mei 2020 memberikan sejumlah keringanan untuk pemegang kartu kredit.

Dari pengumuman resmi BCA disebutkan bank memberi keringanan yakni penurunan suku bunga pembelanjaan dan penarikan tunai menjadi 2% per bulan dari sebelumnya 2,25%.

Kemudian untuk batas minimum pembayaran menjadi 5% dari total tagihan atau minimum Rp 50.000 ditambah transaksi cicilan dan tunggakan. Sebelumnya batas minimum pembayaran adalah 10% dari total tagihan atau minimum Rp 50.000 ditambah transaksi cicilan dan tunggakan.

Selanjutnya untuk denda keterlambatan pembayaran menjadi 1% dari total tagihan atau maksimum Rp 100.000 dari sebelumnya 3% atau maksimal Rp 150.000.


Untuk batas minimum pembayaran dan denda keterlambatan pembayaran ini berlaku 1 Mei 2020 sampai dengan 31 Desember 2020.

Penyesuaian ini berlaku untuk BCA Card kecuali Smartcash, Visa, Mastercard dan JCB.

BCA Perangi COVID-19

BCA juga juga menyalurkan bantuan penanganan COVID-19 untuk deteksi dini pasien berupa rapid test kit COVID-19, penyaluran bantuan pertolongan pertama pasien positif COVID-19 berupa alat-alat medis seperti ventilator, syringe pump, penyaluran bantuan perlindungan untuk tenaga medis berupa peralatan lengkap pelindung diri yang disalurkan ke puskesmas hingga Rumah Sakit.

Penyaluran bantuan kesejahteraan untuk masyarakat pekerja rentan yang terdampak pandemi berupa bantuan kesempatan mendapatkan permintaan produk masker kain dan sembako; serta penyaluran bantuan bersama regulator, pemerintah daerah, maupun mitra BCA dengan tujuan mendukung program pemerintah dalam percepatan penanganan COVID-19.

Hingga informasi ini kami sampaikan, total penyaluran donasi atas "Bakti BCA" untuk penanganan COVID-19 di Indonesia mencapai Rp 12 miliar. BCA menyerahkan bantuan tersebut antara lain kepada RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo, RS Eka Hospital BSD, RS St. Carolus Jakarta, RS Siloam Kelapa Dua, RS Medistra, RS Sardjito Yogyakarta, RS Panti Rapih Yogyakarta, RS St Antonio Baturaja, RS Candau Manado, RS Katolik Jateng, RSUP Fatmawati, RSUD Depok, RS Polri, RS Tebet, Puskesmas Ciracas, Puskesmas Cipayung, Puskesmas Pasar Rabu, Puskesmas Rawamangun, Puskesmas Pulogadung, Praktek Dokter Duri Utara, Klinik Bakti Medika, Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia, Ambulan 118, FKIJK Riau, TNI, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintah Daerah Lombok, Pemerintah Daerah Belitung, Integra, serta pengurus desa binaan Bakti BCA. Dengan ragam bantuan seperti rapid test kit corona, ventilator, syringe pump, gloves, surgical mask, masker N95, masker KN95, coverall, surgical gown, sepatu boots, faceshield, kesempatan pemesanan produk masker kain UMKM, serta paket sembako.


Executive Vice President Corporate Social Responsibility (CSR) BCA Inge Setiawati mengatakan bahwa di tengah penyebaran pandemi COVID-19 saat ini, BCA berkomitmen untuk bersatu dan turut bahu membahu mendukung penanganan wabah ini, dimulai dari bantuan kepada tim medis, pasien maupun masyarakat terdampak.

"Sebelumnya, BCA juga memberikan donasi kepada Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto berupa 4 unit ventilator senilai lebih dari Rp 2,7 milyar dan melalui crowdfunding BenihBaik.com yang diserahkan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). sebagai wujud nyata dukungan dalam menangani pandemi COVID-19 di Indonesia," ujar Inge.

Pemberian donasi kepada rumah sakit, puskesmas, pemerintah daerah dan asosiasi atau relawan, tentu menjadi harapan agar pandemi COVID-19 ini mereda. Oleh karena itu, bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan lapangan, sehingga benar-benar bermanfaat bagi yang membutuhkan.

"Kami tentunya akan terus mendampingi pemerintah dan masyarakat Indonesia dalam memerangi COVID-19. Dalam praktik bisnis dan operasional, perusahaan terus menerapkan protokol kesehatan sesuai arahan World Health Organization (WHO) dan pemerintah, seperti kebijakan social & physical distancing, split operation & work from home demi mengantisipasi serta menekan laju penyebaran COVID-19. Semoga apa yang sudah kita lakukan selama ini untuk menghentikan pandemi COVID-19 sesuai dengan harapan," tutup Inge.



Simak Video "BCA Expoversary Cara Millenials Wujudkan Punya Rumah Murah"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/ang)