Panggil Bos Bank BUMN, DPR Minta Jelaskan Insentif buat Nasabah

Trio Hamdani - detikFinance
Kamis, 30 Apr 2020 12:17 WIB
Ilustrasi THR
Foto: Ilustrasi kredit/ Muhammad Ridho
Jakarta -

Komisi VI DPR RI hari ini menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan bank-bank BUMN. Rapat yang digelar secara virtual itu diikuti oleh masing-masing direktur utama perbankan pelat merah.

Hadir dalam rapat yaitu Dirut PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero) Sunarso, Dirut PT Bank Negara Indonesia (BNI) (Persero) Herry Sidharta, Dirut PT Bank Mandiri (Persero) Royke Tumilaar, Dirut PT Bank Tabungan Negara (BTN) (Persero) Pahala N Mansury.

Rapat dibuka oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung sekitar 11.15 WIB. Rapat diikuti oleh 31 anggota.

"Menurut laporan dari Sekretariat Komisi VI DPR RI, berdasarkan daftar hadir secara virtual ini telah hadir 31 dari 53 anggota Komisi VI DPR RI yang terdiri atas 9 fraksi sudah lengkap," kata dia Kamis (30/4/2020).


Ada tiga hal yang dibahas dalam rapat ini, yaitu, pertama, stimulus yang diberikan Pemerintah melalui Perppu Nomor 1 dan mitigasi dampak COVID-19. Kedua, relaksasi kredit akibat dampak COVID-19.

Ketiga, pembahasan mengenai implementasi Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan/atau dalam Rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan.

"Saat ini kita akan rapat dengan darahnya ekonomi yaitu perbankan, sehingga kita bisa mendapatkan gambaran secara utuh," tambahnya.



Simak Video "Pemerintah Titip Dana PEN di Bank Sulselbar-Kalbar Rp 1,5 T"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/hns)