Cadangan Devisa RI Tahun 2006 Berkisar US$ 33,9 Miliar
Jumat, 16 Des 2005 12:10 WIB
Jakarta - Posisi cadangan devisa Indonesia pada tahun 2006 secara rata-rata akan berkisar pada level US$ 33,9 miliar. Angka itu berarti sedikit lebih tinggi dengan perkiraan jumlah cadangan devisa Indonesia tahun 2005 sebesar US$ 33,8 miliar.Posisi cadangan devisa tersebut dapat menopang kebutuhan impor dan pembayaran utang luar negeri selama sekitar 4 bulan.Demikian penjelasan soal Prospek Perekonomian Indonesia seperti dikutip dari situs BI, Jumat (16/12/2005).Angka cadangan devisa itu diperoleh dari surplus neraca perdagangan Indonesia (NPI) tahun 2006 yang diperkirakan mencapai US$ 1,5 miliar. Angka itu berarti lebih rendah dari surplus tahun 2005 yang mencapai US$ 2,3 miliar. Kinerja neraca modal terbantu oleh aliran masuk swasta dalam bentuk PMA dan portofolio investasi. Peningkatan FDI terkait dengan mulai diimplementasikannya proyek infrastruktur dan membaiknya iklim investasi serta proyek kerjasama bilateral. Di bidang portofolio investasi, imbal hasil penanaman rupiah yang masih menarik tercermin dari selisih suku bunga dalam dan luar negeri (interest rate differential) serta membaiknya indeks risiko. Sementara itu, defisit pada lalu lintas modal pemerintah terkait dengan berakhirnya masa moratorium utang.
(qom/)











































