Warga Tegalsari Pilih Nabung di Agen Ketimbang Bank, Kenapa Ya?

Faidah Umu Sofuroh - detikFinance
Jumat, 08 Mei 2020 12:02 WIB
Agen BRILink
Foto: Faidah Umu Sofuroh
Jakarta -

Desa Tegalsari merupakan salah satu desa paling ujung yang berada di utara Kabupaten Purworejo. Wakil Kepala Desa Tegalsari, Ponco Daryanto, mengatakan desa ini berada di perbatasan Kabupaten Purworejo dengan Kabupaten Wonosobo.

"Tegalsari terletak di Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo. Kondisi geografis Desa Tegalsari yaitu perbukitan dengan ketinggian 360 mdpl. Di sebelah timur dan utara desa ini langsung berbatasan dengan Kabupaten Wonosobo," jelasnya kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Ponco menyebutkan bahwa desa tanah kelahirannya itu memang letaknya cukup jauh dari pusat Kota Purworejo. Butuh waktu sekitar 1-1,5 jam untuk sampai di kota. Akses perbankan pun cukup sulit ditemui di sini. Bank terdekat hanya ada di pusat Kecamatan Bruno yang masih berjarak 7 kilometer (km) dari Desa Tegalsari.

"Dulu di sini akses perbankan susah, warga harus turun berpuluh kilometer ke Kota Purworejo. Bank paling dekat sekarang itu ada di Brunorejo, itu juga masih 7 km dari sini," ungkapnya.

Lantaran tempat yang cukup jauh dari perkotaan, keberadaan agen bank sangat dibutuhkan. AM Wahyu Zuwono merupakan salah seorang warga yang menjadi pelopor agen BRI (Agen BRILink) di desa itu.

Sejak tiga tahun lalu, keberadaan Wahyu sebagai Agen BRILink di Desa Tegalsari sangat membantu masyarakat untuk mengakses perbankan. Dari mulai transfer, tarik tunai, membayar tagihan, hingga menabung bisa dilakukan di tempatnya.

"Saya jadi Agen BRILink mulai dari tahun 2017 sampai sekarang. Awal mula dari nasabah KUR BRI, lama kelamaan ditawari pas ada program jadi agen. Saya jadi Agen BRILink untuk menambah omzet saya sendiri, kedua untuk membantu masyarakat setempat agar lebih dekat dalam melakukan transaksi perbankan," terangnya.

Menabung di bank awalnya menjadi hal yang sangat asing bagi warga Desa Tegalsari. Masyarakat desa yang mayoritas berprofesi sebagai petani ini lebih memilih untuk menyimpan uang di bawah bantal, di dalam karung, atau di dalam bilah bambu.

Salah satu warga Desa Tegalsari, Titik Rohyana, mengaku sangat terbantu dengan keberadaan Agen BRILink di dekat rumahnya. Ia yang berprofesi sebagai pedagang baju itu menjadi lebih mudah untuk menabungkan uang hasil dagangannya.

"Dulu nggak ada kepikiran buat menabung. Uang berjuta-juta ya saya taruh di dompet saja sudah. Tapi sekarang saya masukkan aja itu tabungan di Agen BRILink yang dekat dengan rumah saya. Soalnya kalau nabung langsung di kantornya itu kan jauh. Sekali nabung itu bisa Rp5 juta, tapi itu tidak tentu satu bulan si, jadi lebih milih nabung di Agen BRILink yang dekat dan aman," katanya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ahmad Evin Riyadi. Pria yang bekerja sebagai tukang antar galon ini sudah menabung di Teman Simpedes lewat Agen BRILink sejak akhir 2019 lalu. Setiap minggu ia rutin menyisihkan uang Rp100 ribu untuk ditabung.

"Penghasilan saya kan per minggu Rp500-700 ribu. Untuk menabung saya sisihkan Rp100 ribu per minggu. Saya nabungnya di BANK BRI, ya lewat Teman Simpedes. Saya juga dapat kemudahan, karena nggak perlu jauh-jauh ke kantor cabang, tinggal ke Agen BRILink terus bisa ambil atau nabung di situ," pungkasnya.



Simak Video "BRISPOT Solusi Layanan Terintegrasi"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/ega)