Iuran BPJS Kesehatan Naik, Kapan Berlaku?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 14 Mei 2020 13:10 WIB
bpjs kesehatan
Foto: Istimewa
Jakarta -

Pemerintah resmi menaikkan iuran BPJS Kesehatan. Kenaikan itu tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Lalu, kapan berlaku?

Seperti dikutip detikcom, Kamis (14/5/2020), pada Pasal 34 Ayat 1 aturan ini dijelaskan besaran iuran peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) dengan manfaat pelayanan kelas III yaitu sama dengan besaran iuran bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Kemudian Ayat 1 poin (a) disebutkan untuk tahun 2020 yakni sebesar Rp 25.500 per orang per bulan. Kemudian, pada poin (b) untuk tahun 2021 dan tahun berikutnya menjadi Rp 35 ribu per orang per bulan yang dibayar PBPU atau BP atau pihak lain atas nama peserta.

Pada Ayat 2 disebutkan iuran peserta PBPU dan BP untuk manfaat pelayanan kelas II sebesar Rp 100 ribu per orang per bulan. Lalu, pada Ayat 3 disebutkan iuran peserta PBPU dan BP untuk manfaat pelayanan kelas I sebesar Rp 150 ribu per orang per bulan.

Selanjutnya, di Ayat 4 dijelaskan mengenai bantuan iuran untuk peserta PBPU dan BP dengan manfaat kelas III di mana diberikan kepada peserta PBPU dan BP dengan status kepesertaan aktif.

"Ketentuan lebih lanjut mengenai bantuan iuran kepada Peserta PBPU dan Peserta BP dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas III sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dalam Peraturan Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang keuangan," bunyi Pasal 34 Ayat 5.

Waktu pelaksanaan besaran iuran itu diatur dalam Ayat 6 aturan ini yakni mulai berlaku 1 Juli 2020.

" Ketentuan mengenai besaran Iuran sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ayat (2), ayat (3), ayat (4), dan ayat (5) mulai berlaku pada tanggal 1 Juli 2020," bunyi Pasal 34 Ayat 6.



Simak Video "Hati-hati! Nunggak Iuran BPJS Kesehatan Bisa Kena Denda Rp 30 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/eds)