Heboh ATM Dibobol di Bintaro, Ini Penjelasan Bank Mandiri

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 15 Mei 2020 04:26 WIB
Gedung Bank Mandiri Pusat, Jl Gatot Subroro
Bank Mandiri/Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Ramai di media sosial sejumlah nasabah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menjadi korban skimming. Nasabah tersebut menggunakan mesin ATM di Family Mart Maleo Bintaro Sektor 9 pada 13 Mei lalu. Kerugian akibat kejadian tersebut mencapai puluhan juta rupiah.

Menanggapi hal tersebut, Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan mengungkapkan terkait beredarnya informasi di media sosial dan grup WhatsApp tentang nasabah yang dananya hilang setelah melakukan transaksi di mesin ATM yang dicurigai berlokasi di Family Mart Maleo, Bintaro Sektor 9, Bank Mandiri telah melakukan pengecekan dan melakukan penelusuran.

Dia mengatakan dari data dan rekaman CCTV. Hasilnya, penarikan dilakukan oleh seseorang yang diduga adalah sindikat skimming.

"Adapun dana nasabah akan kami kembalikan 100%, dimana penggantian dana nasabah yang terverifikasi akan dilakukan dalam tiga hari kerja," ujar Rully dalam siaran pers, Jumat (15/5/2020).

Menurut Rully Bank Mandiri, juga telah menyampaikan kepada seluruh nasabah untuk mengganti PIN secara berkala dan menjaga kerahasiaan data.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan nasabah dan jika nasabah mengalami kesulitan dapat menghubungi layanan Mandiri call 14000 atau cabang Bank Mandiri terdekat," ujar Rully.



Simak Video "Pakai Alat Las, Begini Aksi Pembobolan Mesin ATM di Gunung Putri Bogor"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/ara)