Bank Mandiri Buka-bukaan Soal ATM Dibobol di Bintaro

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 15 Mei 2020 18:30 WIB
Warga menarik uang tunai dari mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di salah satu galeri ATM di Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (5/8/2019). Sejumlah layanan perbankan, khususnya layanan ATM, kembali berjalan normal setelah terdampak oleh terganggunya jaringan listrik di Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten, pada Minggu (4/8).
Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Kasus pembobolan rekening bank menggunakan metode skimming kembali muncul. Kini pemegang kartu ATM Bank Mandiri yang menjadi korban skimming di Bintaro.

Beredar di media sosial, kasus pembobolan ini terjadi di sebuah mini market yang ada di Bintaro.

Menanggapi hal tersebut pihak Bank Mandiri menjamin jika uang nasabah akan kembali dalam waktu 3 hari kerja.

Bank Mandiri juga meminta maaf kepada nasabah dengan kejadian ini.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan mengungkapkan terkait beredarnya informasi di media sosial dan grup WhatsApp tentang nasabah yang dananya hilang setelah melakukan transaksi di mesin ATM yang dicurigai berlokasi di Family Mart Maleo, Bintaro Sektor 9, Bank Mandiri telah melakukan pengecekan dan melakukan penelusuran.

Dia mengatakan dari data dan rekaman CCTV. Hasilnya, penarikan dilakukan oleh seseorang yang diduga adalah sindikat skimming.

"Adapun dana nasabah akan kami kembalikan 100%, dimana penggantian dana nasabah yang terverifikasi akan dilakukan dalam tiga hari kerja," ujar Rully dalam siaran pers.

Menurut Rully Bank Mandiri, juga telah menyampaikan kepada seluruh nasabah untuk mengganti PIN secara berkala dan menjaga kerahasiaan data.



Simak Video "Uang Miliaran Rupiah Raib, Nasabah Segel Kantor Unit Bank Mandiri"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/eds)