Pandemi COVID-19, Transaksi BNI Mobile Banking Meningkat 84,4%

Inkana Putri - detikFinance
Sabtu, 16 Mei 2020 10:47 WIB
BNI Mobile Banking
Foto: BNI
Jakarta -

Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia mulai kuartal pertama tahun 2020 telah mendorong konsumen beralih dari transaksi dengan uang tunai ke transaksi digital. Pembayaran secara digital perbankan menjadi andalan saat sebagian besar orang harus menerapkan anjuran stay at home.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI pun mencatatkan pertumbuhan transaksi digital selama COVID-19 berjangkit di Tanah Air. Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies menyebutkan, pertumbuhan transaksi digital pada kuartal pertama 2020 di jaringan layanan elektronik BNI meningkat secara keseluruhan sebesar 31% dibanding periode yang sama tahun 2019, baik transaksi melalui SMS Banking, Internet Banking, maupun BNI Mobile Banking.

Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh pertumbuhan transaksi pada BNI Mobile Banking, yaitu naik 84,4% dibanding kuartal pertama 2019.

"Transaksi melalui BNI Mobile Banking pada Q1-2019 sebanyak 43 juta, meningkat pada Q1-2020 menjadi 63 juta transaksi, atau dilihat dari rupiahnya meningkat dari Q1-2019 sebesar Rp 56,1 triliun menjadi Rp103,4 triliun pada Q1-2020," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/5/2020).

Direktur Layanan dan Jaringan BNI Adi Sulistyowati menyebutkan bahwa kenaikan transaksi digital terjadi pula pada layanan untuk nasabah korporasi, yaitu BNI Direct. Pada Q1-2020, volume transaksi yang menggunakan BNI Direct naik 55% dibanding periode yang sama tahun 2019. Jumlah transaksinya pun juga meningkat sebesar 44%.

"Hal itu menunjukkan nasabah institusi sudah shifting ke transaksi digital, khususnya untuk nasabah giro (giran), juga nasabah debitur. Semua debitur kita sudah mulai menggunakan Cash Management BNI tahun ini. Jadi kenaikan cash management sangat signifikan," katanya.

Adi menjelaskan, layanan perbankan juga terus beroperasi melalui channel-channel elektronik BNI setiap hari. Masyarakat dapat memanfaatkan anjungan tunai mandiri (ATM), Agen46, ataupun Call Center BNI pada nomor 1500046 selama 7/24 jam. BNI juga mengoptimalkan Layanan Digital dalam pembukaan rekening atau BNI Sonic di 126 lokasi.

Adapun sebanyak 18.669 ATM atau cash recycling machine (CRM) BNI juga siap digunakan dan tersebar di lokasi-lokasi strategis. Nasabah dapat pula memanfaatkan fasilitas transfer online hingga Rp 400 juta melalui BNI Mobile Banking.

"Kami sarankan nasabah mengaktifkan channel-channel elektronik tersebut dengan mendatangi outlet BNI terdekat. Dengan demikian, semua channel layanan yang BNI miliki sudah dapat dinikmati setiap saat secara maksimal," katanya.

Khusus untuk korporasi, fasilitas BNI Direct sangat ampuh melayani cash management perusahaan. Adapun bagi para pencari kerja, BNI e-Form sudah siap dipakai sebagai bagian dari persyaratan dalam mendapatkan kartu prakerja.

Selama masa pandemi COVID-19 ini, BNI juga memberlakukan protokol khusus. Pertama, menjalankan buka-tutup outlet. Kedua, mengatur physical distancing di banking hall dan ATM. Ketiga, membersihkan area kerja serta premises sebelum dan sesudah jam kerja. Keempat, menyiapkan hand sanitizer, masker, thermal gun, dan sarung tangan.

Kelima, memantau kesehatan pegawai. Keenam, memberlakukan work from home. Ketujuh, melarang pegawai bepergian ke luar kota dan luar negeri. Kedelapan, melarang pegawai menggunakan alat transportasi massal untuk bekerja. Kesembilan, mendorong pemanfaatan digital channel.



Simak Video "Aplikasi Serba Bisa yang Terbaru dari BNI"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/ega)