Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 20 Mei 2020 16:24 WIB

Antisipasi Pelemahan Ekonomi Selama COVID-19

Content Promotion - detikFinance
BYB Foto: Bank Yudha Bhakti
Jakarta -

Bank Yudha Bhakti (BYB) sangat memahami kondisi saat ini, terkhusus bagi nasabah-nasabahnya serta masyarakat luas. COVID-19 menjadi krisis yang 'unpredictable' bagi seluruh dunia termasuk Indonesia. Kondisi ekonomi dan finansial di masa pandemi ini mengalami pelemahan yang cukup signifikan.

Untuk itu, Bank Yudha Bhakti membuat langkah awal menggarap 'Digital Community' dengan membuka layanan deposito online sebagai langkah implementasi Banking From Home.

Merespons hal itu, Bank Yudha Bhakti (BYB) bekerja sama degan Akulaku Finance Indonesia menggelar Webinar (Web Seminar) yang bertemakan 'How To Manage Your Business and Asset to Anticipate Economic Slowdown During Global Pandemic' pada Selasa (12/5/2020) yang sekaligus memperkenalkan layanan deposito online untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses produk deposito BYB. calon nasabah hanya perlu mengisi data diri untuk membuka tabungan deposito, selanjutnya pihak BYB yang akan memproses aplikasinya.

Pada acara kali ini, BYB menggandeng seorang pakar Financial Planning, Ken Handersen yang merupakan salah satu Founder dari Gatherich yang merupakan salah seorang Wealth Planner muda di Indonesia.

Ken mengatakan berharap pandemi ini akan cepat berlalu, namun apabila pandemi ini bertahan lama maka kita harus beradaptasi dengan kondisi saat ini serta memiliki respon yang bagus karena respon menentukan hasil. Dalam kesempatan ini juga Ken menyatakan untuk mengatasi kondisi ini dan mengatur aset.

"Kita harus melihat profile diri kita seperti apa, setelah kita cross check pada diri kita apakah kita seorang risk taker atau bukan (risk averse)," ujarnya.

Dia juga menambahkan bahwa kita dapat menentukan investasi mana yang bisa diambil dan disesuaikan dengan profile risiko. Ken menganjurkan kita harus belajar terlebih dahulu investasi yang aman seperti deposito karena deposito dapat dibilang adalah risk free rate.

Financial Planner muda ini juga menginformasikan terkait pentingnya dana darurat di masa pandemik ini, kondisi di mana perekonomian mengalami perlambatan akibat pandemi COVID-19. Hal ini bisa menjadi pembelajaran tentang pentingnya memiliki pondasi keuangan saat kondisi ekonomi dan pendapatan sedang dalam kondisi bagus.

"Penambahan income juga diharapkan menjadi fokus di masa sulit seperti ini dengan mempelajari investasi yang tepat sehingga kita harus perhatikan dengan seksama investasi yang diambil," pungkasnya.

Webinar pada Selasa (12/5/2020) dihadiri sekitar 300 viewers yang join di IG live @bankyudhabhakti. Sesi berikutnya akan dilaksanakan pada hari ini Rabu, 20 Mei 2020 bersama narasumber Melvin Mumpuni selaku CEO dan Founder Finansialku.



Simak Video "Pasang Iklan Murah dan Mudah? Adsmart by detiknetwork Aja!"
[Gambas:Video 20detik]
(ads/ads)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com