Tukar Uang Baru di Toko Online Buat THR, Aman Nggak?

Trio Hamdani - detikFinance
Kamis, 21 Mei 2020 13:55 WIB
Bank Indonesia (BI) menerbitkan 11 uang rupiah desain baru. Uang desain baru ini terdiri dari 7 pecahan uang kertas dan 4 pecahan uang logam. Ini penampakannya.
Ilustrasi/Foto: Maikel Jefriando
Jakarta -

Saat ini marak penyedia jasa penukaran uang di toko online alias online shop (olshop). Mereka menawarkan pecahan uang kecil yang banyak dicari masyarakat menjelang Lebaran untuk dijadikan THR buat keponakan.

Kemunculan mereka di jaringan toko online mungkin dapat menggantikan peran 'inang-inang' yang biasa menawarkan jasanya di pusat-pusat keramaian. Bedanya, lewat 'inang-inang', calon konsumen bisa mengecek keaslian uang tersebut, dan langsung sampai ke tangan konsumen.

Sedangkan menukar uang lewat toko online, kita tidak bisa mengecek keasliannya dan mungkin saja ada risiko saat proses pengiriman uang. Jadi aman atau tidak ya?

detikcom pun menanyakan hal tersebut langsung ke si penjual. Jawabannya tentu meyakinkan bahwa uang yang dikirim dipastikan aman. Namun ada pelapak yang hanya memperkenankan pengiriman menggunakan ojek online (ojol). Sebab jika lewat ekspedisi tidak aman.

"Ekspedisi nggak aman. Aku cuma terima pengiriman (menggunakan) Grab aja," kata salah satu pelapak yang sengaja tak disebutkan namanya.

Pengakuan pelapak lain pun mengatakan bahwa selama ini pengiriman uang baru yang dia lakukan aman-aman saja.

"Aman sih selama ini karena kami packing pun aman," ujarnya.

Ada pula pelapak yang tidak menyertakan nama barang saat proses pengiriman untuk memastikan keamanannya. Jadi di paket yang dikirim tidak ditulis keterangan bahwa barang tersebut berisi uang.

"Aman kakak, sudah biasa kirim, karena di paket tidak tertera isi barang," demikian pengakuannya.



Simak Video "Penukaran Uang Jelang Lebaran di Sultra Menurun"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/ara)