Tukar Uang Rp 100.000 di Toko Online Bayarnya Rp 125.000

Trio Hamdani - detikFinance
Kamis, 21 Mei 2020 18:05 WIB
woman hand showing envelope and Indonesia rupiah money
Ilustrasi/Foto: Getty Images/iStockphoto/melimey
Jakarta -

Penyedia jasa penukaran uang baru dengan pecahan kecil yang tidak resmi biasanya ketiban untung menjelang Lebaran. Sebab banyak orang yang memilih menggunakan jasa mereka ketimbang perbankan, walaupun harus membayar lebih.

Pantauan detikcom di jaringan toko online, masing-masing pelapak penyedia uang baru mematok harga berbeda-beda. Ada yang mematok keuntungan Rp 25.000. Jadi uang pecahan kecil senilai Rp 100.000 dibanderol Rp 125.000.

Ada pula pelapak yang menawarkan pecahan Rp 5.000 senilai Rp 100.000 dengan harga Rp 110.000. Dengan kata lain dia mengambil keuntungan Rp 10.000.
Tak hanya uang dengan nominal Rp 100.000, ada juga yang menawarkan uang pecahan total Rp 1 juta dengan biaya Rp 1.070.000.

Namun itu belum dihitung dengan biaya pengiriman yang harus dibayar. Besaran biayanya pun beragam tergantung jarak pengiriman dan jenis layanan kurir yang digunakan.

Dilihat dari domisilinya, mereka tersebar mulai dari Jakarta, Jawa, hingga Sumatera. Pembelinya pun cukup banyak. Lapak-lapak tersebut dapat ditemui di kolom pencarian dengan mengetik 'uang THR', 'uang lebaran', atau 'uang baru'.

Kalau ditanya aman atau tidak menukar uang via toko online, para pelapak tentu menjamin keamanan tersebut. Namun jika ragu sebaiknya menukar uang di tempat resmi, yaitu di bank.



Simak Video "Penukaran Uang Jelang Lebaran di Sultra Menurun"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/ara)