BPK Janji Umumkan Januari, Hasil Audit BNI Molor Lagi
Jumat, 23 Des 2005 16:34 WIB
Jakarta - Hasil audit investigasi yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) kembali molor.Alasan sumber daya manusia (SDM) yang minim untuk melakukan audit menjadi penyebab mundurnya pengumuman audit BNI.BPK menjanjikan hasil pemeriksaan BNI yang terkait kasus letter of credit atau L/C fiktif dan pendanaan informasi teknologi (IT) akan diumumkan Januari tahun depan.Padahal sebelumnya, hasil audit BNI sedianya dilaporkan ke DPR bersamaan dengan hasil audit Bank Mandiri pada November lalu.Namun hal itu batal dilakukan, dan pihak BPK berkali-berkali menjanjikan akan mengumumkannya pada awal Desember yang lalu mundur lagi menjadi akhir tahun ini."Itu berkas ada di meja saya, tinggal saya review saja, mudah-mudahan Januari setelah suasana Tahun Baru, itu bisa diselesaikan," kata Anggota BPK bidang BUMN Udju Djauhari.Hal itu diungkapkannya usai pembukaan public hearing tentang konsep standar pemeriksaan keuangan negara yang berlangsung di Auditorium Gedung BPK, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (23/12/2005).Menurut Udju, keterlambatan penyerahan hasil pemeriksaan tersebut karena terbatasnya SDM yang membuat waktu yang telah ditetapkan tidak pernah tercapai.Lamanya pemeriksaan juga terkait dengan pengumpulan bahan di lapangan yang membutuhkan waktu kurang lebih 9 bulan.Ditambah dengan pengolahan secara sistematik hasil pemeriksaan lapangan menjadi laporan jadi yang juga membutuhkan waktu cukup lama.Untuk audit BNI ini, BPK melakukan pemeriksaan berdasarkan temuan di lapangan yang diambil di kantor pusat, kantor cabang dan di sentra-sentra kredit yang mencapai sekitar 40 temuan pengelolaan kredit.
(ir/)











































