BI Putuskan Soal Kartu Kredit Bank Syariah Awal Tahun 2006
Senin, 26 Des 2005 16:11 WIB
Jakarta - Polemik boleh tidaknya bank syariah mengeluarkan kartu kredit bakal segera berakhir. Bank Indonesia (BI) akan memutuskan nasib kartu kredit bank syariah pada triwulan I-2006. "Keputusannya awal tahun 2006, apakah iya atau tidak, kira-kira triwulan I tahun 2006," kata Direktur Direktorat Perbankan Syariah BI, Harisman, dalam seminar pengembangan industri syariah di Gedung BI, Jakarta, Senin (26/12/2005).Menurut Harisman, boleh tidaknya perbankan syariah mengeluarkan kartu kredit masih dalam pembahasan dan pengkajian oleh Direktorat Perbankan Syariah BI dan Direktorat Akuntansi dan Sistem Pembayaran BI.Namun demikian, Harisman mengingatkan perlunya ada perubahan paradigma masyarakat mengenai kartu kredit karena penggunaannya malah akan memberatkan si pemakai mengingat kartu kredit adalah berutang. "Jangan dibiasakan untuk berutang. Dan paradigmanya harus berubah," tukasnya.Ia menyarankan untuk menghindari atau mengurangi penggunaan kartu kredit dan menggantinya dengan semacam kartu debit atau charge card. Dengan sistem tersebut, nasabah terlebih dahulu menanamkan uangnya dalam kartu tersebut dengan nominal tertentu, baru kemudian dapat dipakai nasabah untuk bertransaksi. Harisman menambahkan, penggunaan kartu kredit malah akan membuat masyarakat menjadi lebih konsumtif. "Paradigma konsumtif itu harus dikurangi," tambahnya.
(qom/)











































