Jamur Enoki dari Korsel yang Masih Beredar Mau Diapakan?

Vadhia Lidyana - detikFinance
Kamis, 25 Jun 2020 20:08 WIB
Enoki mushrooms closeup
Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Hendriadi mengeluarkan keputusan untuk menarik dan memusnahkan jamur enoki yang diimpor dari Korea Selatan (Korsel). Jamur enoki asal Korsel ditemukan terkontaminasi bakteri Listeria monocytogenes dan dapat menyebabkan penyakit listeriosis.

Melalui keterangan resmi BKP yang dikutip, Kamis (25/6/2020), pada 22 Mei dan 19 Juni 2020 lalu, BKP memerintahkan PT Green Box Fresh Vegetables selaku importir memusnahkan jamur enoki yang diimpor dari Green Co Ltd, Korea Selatan. Pemusnahan dilakukan di PT Siklus Mutiara Nusantara, Bekasi, atas 1.633 karton jamur enoki dengan berat 8.165 kg.

Setelah pemusnahan, BKP memerintahkan Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Pusat (OKKPP) mengawasi peredaran produk tersebut.

Selain itu, BKP juga memerintah semua OKKP Daerah melakukan pengawasan jamur enoki asal Korsel yang beredar melalui surat Kepala BKP kepada Kepala dinas yang menangani pangan di tingkat provinsi seluruh Indonesia.

BKP juga meminta Badan Karantina Pertanian melakukan peningkatan pengawasan keamanan pangan jamur enoki asal Korsel yang hendak masuk ke wilayah Indonesia.

Menurut Agung, dengan peringatan dini ini seharusnya baik ritel modern maupun pusat perbelanjaan lain tak lagi menjual jamur enoki asal Korsel tersebut.

"Kalau mereka sadar ya nggak dijual lagi," tegas Agung ketika dihubungi detikcom.

Buka halaman selanjutnya>>>

Selanjutnya
Halaman
1 2