Aku Cinta Rupiah... Cek di Sini buat Tahu Sejarah Uang!

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 27 Jun 2020 10:14 WIB
Uang Rupiah Baru
Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Pada tahun 1998 lalu, penyanyi cilik Cindy Cenora melantunkan lagu berjudul, 'Aku Cinta Rupiah'. Isinya tentang kecintaan terhadap mata uang rupiah meski waktu itu mata uang dolar ada di mana-mana.

"Aku cinta rupiah biar dolar di mana-mana. Aku suka rupiah karena aku anak Indonesia. Mau beli baju pakai rupiah. Jajannya juga, pakai rupiah."

Masih ingat dengan cuplikan lirik lagu penyanyi cilik Cindy Cenora yang dirilis pada 1998. Kalau nggak ingat atau nggak tahu, bisa cari di Youtube ya!

Rupiah adalah mata uang kebanggaan Indonesia. Sesuai dengan Undang-undang nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang, Rupiah adalah satu-satunya alat pembayaran yang sah di dan wajib digunakan di seluruh wilayah Indonesia.

Mengutip laman resmi bi.go.id, Rupiah adalah simbol kedaulatan negara yang wajib dihormati dan dibanggakan oleh seluruh warga negara Indonesia.

Yuk kita baca ulang sejarah uang rupiah!

Dari catatan Museum Bank Indonesia (BI) uang tertua di Nusantara bernama Krisnala. Uang ini terbuat dari logam seperti emas dan perak.

Setelah Mataram, kerajaan Majapahit juga membuat mata uang sendiri bernama Gobog yakni uang koin yang terbuat dari Tembaga. Uang ini diperkirakan digunakan sebagai alat pembayaran sejak abad ke 14 hingga abad ke 16.

Kerajaan Islam mulai berkembang di Nusantara. Alat pembayaran mulai banyak bermunculan dari negara-negara lain. Kok bisa uang dari negara lain? Ya, karena waktu itu Nusantara jadi pusat perdagangan yang pedagangnya berasal dari seluruh dunia. Contohnya Real Spanyol saat itu bisa ditukar dengan 16 mas atau dirham.

Selanjutnya
Halaman
1 2