3 Fakta Jiwasraya Mau Ditutup

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 08 Jul 2020 11:08 WIB
Kantor Pusat Jiwasraya
3 Fakta Jiwasraya Mau Ditutup
Jakarta -

Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mau ditutup. Hal ini terkait dengan masalah keuangan yang membelit perusahaan.

Rencana itu diungkap saat Kementerian BUMN menggelar rapat panitia kerja (Panja) dengan Komisi VI DPR, Selasa (7/7) kemarin. Berikut 3 fakta Jiwasraya mau ditutup:

1. Tunggakan Jiwasraya Naik Jadi Rp 18 T

Tunggakan klaim yang ditanggung Jiwasraya bertambah menjadi Rp 18 triliun per 31 Mei 2020.

Rinciannya, klaim yang belum terbayar untuk nasabah saving plan ada Rp 16,5 triliun, tradisional korporasi Rp 0,6 triliun. Kemudian untuk korporasi ritel Rp 0,2 triliun, ditambah Rp 0,7 triliun. Kementerian BUMN akan menyiapkan sesuatu untuk menyelesaikan sengkarut gagal bayar di Asuransi Jiwasraya tersebut.

2. Kementerian Siapkan Perusahaan Baru

Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan bahwa Kementerian BUMN akan menyiapkan perusahaan baru untuk menyelesaikan sengkarut gagal bayar di Asuransi Jiwasraya, yaitu Nusantara Life.

Nusantara Life disiapkan untuk menampung pemegang polis Jiwasraya. Langkah pembentukan perushaan baru ini sudah sudah diusulkan kepada panitia kerja (Panja) Komisi VI DPR. Perusahaan baru ini akan dinaungi oleh Bahana Pembinaan Usaha Indonesia.

3. Nusantara Life Diusulkan Dapat PMN

Kementerian BUMN mengusulkan penyertaan modal negara (PMN) untuk pembentukan perusahaan baru tersebut. Nantinya pemegang polis Jiwasraya direstrukturisasi ke Nusantara Life.

Usulan tersebut disampaikan kepada panitia kerja (Panja) Komisi VI DPR RI dan akan dilanjutkan ke Komisi XI. Mengenai besaran PMN tersebut, pihak kementerian masih menghitung. Pembentukan Nusantara Life sudah disiapkan sejak dini. PMN ini dibutuhkan agar proses pemindahan polis nasabah Jiwasraya ke perusahaan baru itu bisa dilakukan.



Simak Video "Ada Eks Orang Istana Jadi Direksi Jiwasraya, Ini Faktanya"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)