Perusahaan Mau Ditutup, Ini Kata Bos Jiwasraya

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 10 Jul 2020 11:33 WIB
Direktur Utama Asuransi Jiwasraya Hexana Tri Sasongko
Foto: Rengga Sancaya/detikcom
Jakarta -

Wacana penutupan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) menjadi sorotan belakangan ini. Hal ini menyusul pernyataan Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo di mana pihaknya akan membentuk perusahaan baru bernama Nusantara Life untuk menampung polis Jiwasraya. Penutupan ini menjadi rangkaian skema penyehatan Jiwasraya yang tengah diusulkan pemerintah ke DPR.

Direktur Utama Jiwasraya Hexana Tri Sasongko menjelaskan, penutupan itu terjadi jika portofolio di Jiwasraya sudah kosong. Artinya, jika portofolio itu sudah dialihkan.

"Setelah kosong, ditransfer portolionya. Jadi konsep good bank, bad bank, yang good bank yang bisa direstruktur, kan good bank atau good portofolio lah, good bank kadang-kadang diasumsikan bank, bukan. Itu diangkut yang (perusahaan) baru maksudnya Pak Tiko. Yang tidak kan ditinggal, kalau ditinggal sudah nggak punya apa-apa. Maksudnya Pak Tiko likuidasi sudah kosong dengan ngasih harapan semua ikut direstrukturiasi," jelasnya kepada detikcom, Kamis (9/7/2020).

Dia mengatakan, Jiwasraya nanti tidak memiliki apa-apa lagi. Namun kembali, Hexana mengatakan, itu terjadi jika skenario disepakati.

"Jadi kalau sudah kosong ya sudah tinggal cangkangnya doang, nggak ada apa-apa, sudah tidak memenuhi insurance company. Itu kalau skenario itu, skenario kemarin-kemarin. Sekali lagi polisnya diselamatkan lah," katanya.

Sebelumnya, Kartika atau yang biasa disapa Tiko mengatakan Jiwasraya kemungkinan ditutup. Sebab, polis akan dialihkan ke perusahaan bentukan baru Nusantara Life.

"Pada akhirnya ditutup, (Jiwasraya) pada akhirnya tutup. Tapi memang kita harapkan seluruh pemegang polis ini diharapkan nanti mau untuk pindah (ke Nusantara Life) karena yang Jiwasraya memang tidak ada pesertanya," kata dia ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Pihaknya pun sudah mengusulkan pembentukan perusahaan baru ini kepada panitia kerja (Panja) Komisi VI DPR. Perusahaan baru ini akan dinaungi oleh Bahana Pembinaan Usaha Indonesia.

"Nantinya Nusantara Life ini akan menjadi perusahaan yang akan membawa polis-polis Jiwasraya yang telah direstrukturisasi. Nah kami tadi juga usulkan opsi-opsi restrukturisasi baik untuk polis tradisional maupun polis JS Saving Plan (Jiwasraya)," lanjutnya.



Simak Video "Kejagung Buka Suara Soal Fee Broker Jiwasraya"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/fdl)