Berita Terpopuler Sepekan

Daftar Negara yang Sukses dan Gagal Pangkas Angka Nol di Mata Uang

Trio Hamdani - detikFinance
Minggu, 12 Jul 2020 20:45 WIB
Redenominasi
Foto: Tim Infografis, Andhika Akbarayansyah
Jakarta -

Wacana pengurangan angka nol di rupiah atau redenominasi kembali bergulir. Penyederhanaan angka Rp 1.000 menjadi Rp 1 ini tercantum dalam RUU Redenominasi yang masuk dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 77 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Keuangan 2020-2024.

Kebijakan redenominasi sendiri bukanlah hal baru, beberapa negara telah melakukannya. Ada yang sukses, ada juga yang gagal dan kmudian memberi dampak ekonomi pada negara tersebut.

Dalam catatan detikcom seperti ditulis Minggu (12/7/2020), beberapa negara yang sukses melakukan redenominasi yaitu Turki, Rumania, Polandia, dan Ukraina.

Turki mulai menerapkan redenominasi pada tahun 2005. Mata uang Lira (TL) dikonversi menjadi Lira baru dengan kode YTL. Kala itu, konversi mata uang lama ke baru dilakukan dengan menghilangkan 6 angka nol. Kurs konversi adalah 1 YTL untuk 1.000.000 TL.

Penerapan redemoninasi di Turki dilakukan dengan sangat hati-hati. Prosesnya pun berlangsung selama 7 tahun. Dalam prosesnya, pemerintah Turki sangat memperhatikan stabilitas perekonomian dalam negeri.

Pada tahap awal, mata uang TL dan YTL beredar secara simultan selama setahun. Kemudian mata uang lama ditarik secara bertahap digantikan dengan YTL. Pada tahap selanjutnya, sebutan 'Yeni' pada uang baru dihilangkan sehingga mata uang YTL kembali menjadi TL dengan nilai redenominasi. Selama tahap redenominasi, keadaan perekonomian tetap terjaga. Inflasi Turki pada tahun 2005 sampai dengan tahun 2009 juga tetap stabil di kisaran 8-9%.

Namun, tak semua negara yang melakukan redenominasi berujung pada keberhasilan seperti Turki. Mereka yang pernah gagal? Buka halaman selanjutnya>>>

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Penyederhanaan Nilai Rupiah alias Redenominasi Nongol Lagi"
[Gambas:Video 20detik]