Selama Pandemi COVID-19, Transaksi di Mandiri Agen Naik Signifikan

Inkana Putri - detikFinance
Rabu, 15 Jul 2020 21:20 WIB
Agen Bank Mandiri
Foto: Dok. Bank Mandiri
Jakarta -

Terkait imbauan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan physical distancing, Bank Mandiri berkomitmen memberikan layanan terbaik dan inovatif melalui mandiri online, ATM, dan Mandiri Agen. Nasabah pun tak perlu khawatir saat ingin melakukan transaksi finansial.

Mandiri Agen adalah pihak yang bekerja sama dengan Bank Mandiri, bertindak untuk dan atas nama bank dalam memberikan layanan keuangan kepada nasabah dan masyarakat. Mandiri Agen merupakan perpanjangan tangan Mandiri dalam memenuhi kebutuhan transaksi nasabah dan berperan serta dalam program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan, Program Pemberian Sembako, Program Subsidi bagi Petani dan lainnya.

Mandiri Agen menyediakan layanan menabung, investasi, pembiayaan, serta mendukung program literasi keuangan dan program bantuan sosial bagi masyarakat yang diselenggarakan oleh pemerintah.

"Saat ini, Bank Mandiri telah bekerja sama dengan lebih dari 62 ribu Mandiri Agen yang tersebar hampir di seluruh Indonesia," tulis Bank Mandiri dalam keterangan tertulis, Rabu (15/7/2020).

Mandiri Agen juga menghadirkan berbagai layanan transaksi yang cukup lengkap mulai dari pembukaan rekening, setor dan tarik tunai, transfer ke rekening Mandiri/bank lain, pembayaran (internet, telekomunikasi, pendidikan, TV kabel, penerimaan negara, angsuran, PAM, asuransi, multi payment, tiket, kartu kredit, PLN), pembelian (pulsa, PLN Prabayar), dan top up e-money.

Selama pandemi COVID-19, transaksi melalui Mandiri Agen mengalami peningkatan yang signifikan. Pada akhir bulan Mei 2020, tercatat lebih dari 646.000 pembukaan rekening baru, 3,7 juta transaksi dengan volume sekitar Rp 3,9 triliun, dan total dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun mencapai Rp 3,1 triliun.

Di saat pandemi ini, Bank Mandiri juga menerapkan protokol kesehatan antara Mandiri Agen dan nasabah saat berinteraksi dan bertransaksi seperti menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer setelah melakukan transaksi, serta membersihkan alat pendukung transaksi seperti mesin EDC, meja, kursi, dan alat tulis secara berkala menggunakan disinfectant spray.

(prf/dna)