Nggak Cuma Kafe, Toko Online Juga Sudah Terapkan 'Redenominasi'

- detikFinance
Kamis, 16 Jul 2020 13:42 WIB
Redenominasi Batal di 2020
Foto: Tim Infografis/Fuad Hasim
Jakarta -

Redenominasi atau penyederhanaan mata uang rupiah rupanya sudah tak asing di Indonesia. Wacana redenominasi sudah disuarakan sejak tahun 2011 oleh Pemerintah. Meski belum diterapkan di mata uang rupiah yang beredar saat ini, namun beberapa instrumen di kehidupan masyarakat Indonesia sudah banyak yang menerapkan redenominasi.

Redenominasi itu utamanya diterapkan di daftar harga. Banyak kafe-kafe di pusat perbelanjaan yang sudah memenggal 3 angka nol di daftar harga dari produk-produknya.

Tak hanya di kafe-kafe, redenominasi pun sudah merambah ke toko-toko online. Sudah banyak toko online yang membuka layanannya di sosial media menyantumkam harga dari produknya tanpa menggunakan 3 angka nol di belakangnya. Mulai dari penjual makanan, hingga produk-produk fesyen.

Salah satu toko online yang menjual sepatu buatan tangan di sosial media Instagram, @cikuciku_shoes juga sudah memenggal 3 angka nol dalam mencantumkan harga produknya. Seperti sepatunya yang dibanderol dengan harga Rp 425k, Rp 465k, Rp 475k, dan seterusnya.

Tak hanya itu, toko online @i.seeglasses yang menjual berbagai macam kacamata. Toko itu menjajakan produknya dengan harga yang dicantumkan yaitu Rp 135k.

Lalu juga toko @ilycakes.byki misalnya. Toko itu menjual makanan seperti pempek, siomay, choipan, dan sebagainya. Harga produk-produknya dicantumkan tanpa menggunakan 3 angka nol, namun disederhanakan menggunakan huruf K atau singkatan dari kilo yang berarti ribu. Misalnya paket pempeknya dicantumkan harga Rp 45k, lalu choipan Rp 35k.

Namun, ada satu produk di toko tersebut yang dicantumkan masih menggunakan bulatan 3 angka nol. Seperti roti srikaya dengan harga yang dicantumkan Rp 4.500/buah.

Nah, sebenarnya seperti apa nanti penerapan redenominasi di pecahan Rp 500?

Dalam kajian awal soal redenominasi, Gubernur Bank Indonesia era 2011, Darmin Nasution pernah mengungkap bahwa dengan adanya redenominasi maka Indonesia akan kembali mengenal uang pecahan sen. Pecahan sen adalah uang pecahan yang nilainya di bawah 1.

Sederhananya, jika redenominasi ini dilakukan dengan mengubah Rp 1.000 menjadi Rp 1, maka barang dengan harga Rp 500 bisa menjadi Rp 0,5 atau Rp 50 sen.

"Anda tenang saja, karena kami sudah menyiapkan itu. Nanti akan digunakan sistem sen, semua sudah kami persiapkan," kata Darmin di kantornya, Selasa malam (13/12/2011) silam.



Simak Video "Penyederhanaan Nilai Rupiah alias Redenominasi Nongol Lagi"
[Gambas:Video 20detik]
(Vadhia Lidyana/dna)