Bantuan Kredit Modal Kerja Rp 100 T buat Korporasi Meluncur Besok

Hendra Kusuma - detikFinance
Selasa, 28 Jul 2020 13:56 WIB
BUMN percetakan uang, Perum Peruri dibanjiri pesanan cetak uang dari Bank Indonesia (BI). Pihak Peruri mengaku sangat kewalahan untuk memenuhi pesanan uang dari BI yang mencapai miliaran lembar. Seorang petugas tampak merapihkan tumpukan uang di cash center Bank Negara Indonesia Pusat, kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (21/10/2013). (FOTO: Rachman Haryanto/detikFoto)
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu memastikan pemerintah akan meluncurkan program kredit modal kerja untuk korporasi pada sore hari ini atau besok (29/7).

Peluncuran ini lebih cepat dari yang direncanakan sebelumnya pada pekan depan. Program ini merupakan dukungan untuk perusahaan non UMKM dan non BUMN.

"At the same time, kami perkenalkan, akan launch sore ini atau besok tentang penjaminan kredit korporasi," kata Febrio dalam acara Mid-Year Economic Outlook 2020 via virtual, Selasa (28/7/2020).

Pada tahap awal, Febrio mengatakan pemerintah sudah menyalurkan dana Rp 30 triliun kepada empat bank BUMN alias Himbara untuk kredit modal kerja. Pemerintah berharap, penyalurannya bisa tiga kali lipat. Tahap kedua, pemerintah sudah menyalurkan Rp 11,5 triliun ke bank pembangunan daerah (BPD).

Untuk program kredit modal kerja korporasi ini, Febrio menargetkan penyalurannya hingga Rp 100 triliun. Pasalnya, pelaksanaan program ini berlaku hingga akhir 2021.

"Target realisasi modal kerja Rp 100 triliun dalam 16 bulan ke depan atau akhir 2021," jelasnya.

"Kita harapkan juga, ketika ada tanda-tanda pemulihan aktivitas ekonomi, pemerintah masuk menambah vitamin sehingga mempercepat aktivitas ekonomi tambahan di sektor riil," tambahnya.



Simak Video "Kredivo: Pengaju Kredit di Masa Pandemi Meningkat Signifikan"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/ara)