BNI Terbitkan Obligasi Subdebt US$ 200 Juta Maret
Selasa, 03 Jan 2006 17:28 WIB
Jakarta -
Setelah tertunda beberapa kali, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) memastikan akan menerbitkan obligasi subordinasi (subdebt) sebesar US$ 200-US$ 300 juta pada Maret nanti.Sebelumnya, rencana penerbitan subdebt sempat kandas karena tingkat imbal hasil (yield) yang diminta investor terlalu tinggi. Sementara izin yang diberikan Bank Indonesia (BI) untuk penerbitan obligasi ini pun kadaluwarsa."Untuk penerbitan subdebt ini kita akan minta izin baru ke BI," kata Direktur Utama BNI, Sigit Pramono, di Gedung BNI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (3/1/2006).Diakui, Sigit izin sebelumnya yang telah dikantongi BI tidak jadi dijalankan karena permintaan tingkat bunga yang di luar ekspektasi BNI.Untuk tahun ini, BNI menargetkan pertumbuhan kredit 20 persen lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. "Target lain kita belum bisa jelaskan, karena menunggu selesainya laporan keuangan 2005," ujar Sigit.
(ir/)










































