Tak Punya Background Bankir, Purbaya Bisa Pimpin LPS?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 05 Sep 2020 18:30 WIB
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menurunkan suku bunga penjaminan untuk simpanan rupiah dan valuta asing pada bank umum dan bank perkreditan rakyat (BPR).
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Nama Purbaya Yudhi Sadewa muncul menjadi pengganti Halim Alamsyah sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang masa jabatannya habis pada 24 September mendatang.

Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah mengungkapkan penunjukan Purbaya sebagai ketua DK LPS ini tidak akan mengganggu kinerja.

"LPS sudah punya sistem, tidak bergantung kepada satu orang pimpinan," kata Piter saat dihubungi detikcom.

Menurut dia, LPS dipimpin oleh Dewan Komisioner di antaranya ada tiga yang berasal dari BI, Kemenkeu, dan OJK secara ex officio.

"Tapi memang disayangkan di luar itu pimpinan LPS minim bankers, hanya pak Didik yang paham perbankan. Tapi sejauh ini tidak terlalu masalah," jelas dia.



Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan mengungkapkan penunjukkan bos LPS harus benar-benar kompeten di bidang ekonomi, industri keuangan dan perbankan.

Menurut dia jabatan penting memang membutuhkan keahlian khusus dan akan berbahaya jika pejabatnya ditunjuk secara politis.

"Kalau memang kompeten tidak masalah, tapi kalau politis dan banyak dianggap orang LBP, agak bahaya," jelas dia.

Purbaya sendiri saat ini menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di Kemenko Kemaritiman dan Investasi. Sebelumnya, Purbaya juga sempat menjabat Deputi Staf Kepresidenan saat posisi Kepala Staf Kepresidenan masih dipegang Luhut Binsar Pandjaitan.

Purbaya saat ini juga menjabat sebagai komisaris di Inalum. Dari laman resmi inalum Purbaya lahir pada 7 Juli 1964.

Dia lulus dari Institut Teknologi Bandung di Bidang Teknik Elektro dan meraih gelar Doktor dalam bidang Ekonomi dari Purdue University, Indiana, Amerika Serikat.



Simak Video "Covid-19 di Bali Meningkat, Luhut Batasi Kunjungan Turis"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/eds)