Rupiah Istirahat Sejenak
Jumat, 13 Jan 2006 09:19 WIB
Jakarta - Setelah menguat tajam hingga menembus level terkuat dalam 10 bulan terakhir, nilai tukar rupiah diprediksi akan mengalami tekanan. Pelaku pasar akan melakukan profit taking pada akhir pekan ini.Pada awal perdagangan Jumat (13/1/2006), rupiah dibuka melemah di level 9.385/9.395 per dolar AS. Sementara pada penutupan perdagangan kemarin, rupiah ditutup pada level 9.345 per dolar AS.Koreksi sejenak tersebut masih dalam batas wajar. Sementara potensi penguatan rupiah masih ada mengingat arus modal yang ditengarai dari dana lindung nilai atau hedge fund masih cukup besar.Deputi Gubernur Senior BI Miranda S Goeltom mengatakan, ada tiga faktor yang membuat rupiah semakin mantap posisinya pada awal tahun ini. Ketiga faktor itu adalah, pertama, adanya tren penguatan mata uang seluruh dunia. Kedua, prospek inflasi Indonesia tahun 2006 yang memberikan keyakinan kepada pasar. Ketiga, kondisi pasar modal seluruh dunia, terutama Asia yang menguat.
(qom/)











































