Wapres Berharap Rupiah Tidak Terlalu Menguat

Wapres Berharap Rupiah Tidak Terlalu Menguat

- detikFinance
Jumat, 13 Jan 2006 15:31 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah kini menguat mendekati level 9.300/US$. Namun Wapres Jusuf Kalla justru berharap nilai tukar rupiah stabil di kisaran Rp 9.500-10.000/US$."Ya dijaga juga jangan sampai terlalu rendah. Karena yang penting itu stabilnya. Pemerintah selalu berada di tingkat Rp 9.500 sampai 10.000 per dolar AS. Kita mainnya di situ. Berapa pun nggak masalah asal stabil," harap Wapres.Hal itu disampaikannya dalam jumpa pers di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (13/1/2006).Mengenai menguatnya rupiah akhir-akhir ini, Wapres berpendapat hal itu dikarenakan banyaknya dolar AS dan mata uang lainnya yang masuk ke Indonesia. "Ada investasi atau orang beli saham. Banyak dolar masuk dalam negeri. Pasti banyak sehingga permintaan akan rupiah jadi tinggi. Yang terjadi adalah investasi langsung. Jadi kita harapkan dalam satu dua bulan ke depan, investasi akan banyak," urainya.Menurut Wapres, derasnya dana masuk itu terkait dengan kepercayaan terhadap ekonomi indonesia yang semakin baik. Namun demikian, lanjut Wapres, nilai tukar rupiah tidak boleh terus menguat karena bisa merugikan para eksportir. "Bahwa rupiah baik, harus dipertahankan. Tapi kita harus jaga juga jangan sampai rupiah terlalu kuat. Ekspor kita juga bisa bemasalah kan. Dari sisi ekspor harus kita jaga. Eksportir bisa menerima rupiah terlalu sedikit," ujar Wapres. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads