Ssst! Ada yang Borong Bitcoin Rp 8,8 T

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 22 Sep 2020 11:34 WIB
Ribuan Warga Australia Adukan Kasus Penipuan Bitcoin
Foto: Australia Plus ABC
Jakarta -

Microstrategy Inc, perusahaan terbuka yang listing di bursa saham Amerika Serikat, NASDAQ membeli bitcoin 55.226 BTC dengan total nilai mencapai US$ 600 juta atau Rp 8,8 triliun.

Padahal, awalnya, CEO Microstrategy Inc. Michael Saylor sempat skeptis dengan kehadiran bitcoin. Dalam beberapa wawancaranya, dia juga meyakini bahwa bitcoin lebih baik dibandingkan emas.

Microstrategy baru-baru ini membuat sejarah menjadi perusahaan publik pertama yang menghabiskan banyak uang dalam membeli bitcoin. Pembelian pertama diumumkan pada 11 Agustus untuk 21.454 bitcoin dengan harga keseluruhan US$ 250 juta. Kemudian, Microstrategy telah membeli bitcoin US$ 16.796 bitcoin dengan total 175 juta dalam waktu 17 jam saja.

Oscar Darmawan CEO INDODAX sebagai perusahaan bitcoin dan crypto exchanger di Indonesia mengatakan, dengan semakin dekatnya resesi ekonomi secara global ini mulai ada tren diversifikasi aset, khususnya di berbagai perusahaan terbuka untuk mengamankan kekayaan. Salah satu caranya adalah membeli bitcoin.

"Bitcoin di Eropa maupun benua lain menjadi salah satu favorit aset yang dipegang dalam menyiapkan diri menghadapi resesi. Karena performa Bitcoin cenderung stabil dan menguat dalam 10 tahun terakhir," ucap Oscar Darmawan, Selasa (22/9/2020).

Para Fund Manager di seluruh dunia mulai berpandangan sebagian aset dialihkan ke cryptocurrency adalah salah satu langkah yang strategis. Ini sebagaimana pedoman utama investasi yaitu jangan menaruh seluruh telur dalam satu keranjang.

"Sistem ekonomi yang saling terhubung sekarang membuat aset apapun saling terhubung, kecuali seperti emas dan bitcoin. Sehingga menjadikan bitcoin sebagai salah satu aset paling layak dibeli," kata Oscar Darmawan.

Menurut Oscar Darmawan, akses memiliki bitcoin terbuka untuk siapa saja. Baik itu investor individu yang awam ataupun yang sudah mahir dan juga perusahaan atau korporasi sekalipun.

"Di Indonesia sendiri Bitcoin cukup mudah diperjualbelikan melalui bitcoin exchange seperti INDODAX dan bisa dibeli oleh siapa saja," sebutnya.



Simak Video "Prediksi NTT: Nilai Tukar Bitcoin Turun, Cryptojacking Ditinggalkan"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)