Ini Dia 7 Jenis Biaya Kartu Kredit

Steven Ransingin – Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Sabtu, 03 Okt 2020 20:17 WIB
Illustrasi Kartu Kredit
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Kartu kredit adalah salah satu dari beberapa instrumen utang yang dikeluarkan oleh bank. Kehadiran kartu kredit sendiri sering menjadi pisau bermata dua, yaitu menjadi hal yang sangat berguna bagi mereka yang mengerti aturan main dari kartu kredit itu sendiri dan di sisi lain seolah menjadi bumerang bagi mereka yang tidak mengerti aturan main dari kartu kredit.

Contoh nyatanya adalah guyonan bahwa kartu kredit adalah kartu setan. Entah ini sekadar guyonan atau persepsi yang salah dari masyarakat kita yang sudah ada sejak lama, tetap menjadi pandangan dan pengalaman dari masing-masing orang itu sendiri.

Namun bagi mereka yang suka atau tidak yang telah memakai kartu kredit dan merasakan dampak positif dan negatifnya, atau mereka yang belum pernah menggunakannya sama sekali, ada baiknya mengetahui aturan main yang ada di dalam kartu kredit. Aturan main dalam kartu kredit yang sering dipandang sebelah mata oleh setiap orang yang memakainya atau pun yang menghindarinya yaitu adalah jenis-jenis biaya yang terdapat di dalam kartu kredit.

Kenapa kita harus mengetahui ini? Mudahnya menghindari kerugian atau jeratan utang yang menumpuk sehingga kita bisa menggunakan kartu kredit dengan bijak dan maksimal, bukannya jadi mempersulit dan memberatkan, lalu jenis-jenis biaya apa saja yang terdapat dalam kartu kredit?.

1. Financial charge

Biaya ini adalah jenis biaya yang terpapar dalam billing tagihan yang dikirimkan melalui surat elektronik atau langsung ke rumah kita biasanya biaya ini ditulis ke dalam Financial Statement kita.

Biaya ini hanya akan dikenakan bagi pengguna kartu kredit yang membayar pada tanggal jatuh tempo dan hanya mampu membayar sejumlah minimum payment atau pembayaran minimum dari total tunggakan kartu kredit yang kita miliki.

Ketika kita tidak membayar penuh atau terjadi tunggakan dari tanggal yang telah dituliskan di dalam billing tagihan maka bank penerbit akan mengenai biaya ini, besar biaya yang dikenakan adalah sebesar 2,95% dulu, sekarang telah diturunkan menjadi 2,25%.


2. Biaya tarik tunai

Kalau jenis biaya ini adalah jenis biaya yang didapatkan ketika kita melakukan penarikan dana yang ada di dalam limit kartu kredit kita melalui mesin ATM. Sama seperti kita melakukan penarikan uang dari kartu debit kita, hanya saja ini melalui kartu kredit.

Besar biaya yang ditanggungkan kepada kita adalah 4%, iya kita di charge sebesar 4% atau maksimal Rp 50.000. Besar uang yang bisa kita tarik dari limit kartu kredit kita biasanya adalah 40% dari total limit yang kita miliki dan terpotong bila limitnya tidak utuh alias telah kita pakai.


3. Biaya iuran tahunan

Selain dua jenis biaya sebelumnya yang menjadi komponen utama dalam jenis-jenis biaya yang terdapat pada kartu kredit, ada lagi biaya iuran tahunan. Biaya iuran tahunan adalah biaya yang terdapat pada pemilik kartu kredit, meskipun kita tidak menggunakan kartu kredit tersebut kita akan tetap dikenakan biaya iuran tahunan ini. Untuk besar biaya iuran tahunan adalah berbeda-beda besarannya tergantung dari bank penerbit tersebut memberikannya berapa, Biasanya untuk pengguna kartu kredit baru akan diberikan promo bebas biaya iuran tahunan di tahun pertama.


4. Biaya keterlambatan.

Biaya keterlambatan adalah jenis biaya hukuman atau istilah lainnya late charge fee yaitu biaya yang dikenakan kepada kita apabila kita telat melakukan pembayaran yang telah jatuh tempo pada billing tagihan. Baiknya kita melakukan 2 atau 3 hari dari tanggal jatuh tempo yang telah ditetapkan dalam billing tagihan kita.

Buruan klik halaman selanjutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2