Gabung Bangkok Bank, Bank Permata Naik Kelas ke BUKU IV

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 07 Okt 2020 15:42 WIB
Karyawan Bank Permata Terpapar COVID-19
Foto: Dok. Bank Permata
Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menyetujui integrasi antara PT Bank Permata Tbk dan Bangkok Bank Public Company Limited (BBL) Cabang Jakarta, Cabang Pembantu Medan dan Cabang Pembantu Surabaya.

Mengutip keterangan perusahaan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Rabu (7/10/2020), integrasi tersebut mengikuti arahan OJK sebagaimana tertuang dalam surat No. SR-129/PB.12/2020 perihal persetujuan akuisisi Bank Permata oleh BBL, dimana OJK meminta BBL untuk mengintegrasikan BBI ke dalam Permata untuk mendukung konsolidasi perbankan Indonesia.

Integrasi tersebut menindaklanjuti setelah penyelesaian akuisisi atas 89,12% saham Bank Permata oleh BBL.

Proses tersebut rencananya akan diselesaikan dengan cara mengalihkan secara hukum aset dengan kualitas baik dan liabilitas tertentu yang merupakan objek integrasi dari BBI kepada Bank Permata dengan mematuhi ketentuan dalam POJK 41/2019.

Dengan dukungan dari BBL sebagai pemegang saham pengendali, bank hasil integrasi akan mempunyai struktur permodalan yang lebih kuat dan memenuhi kualifikasi sebagai bank BUKU IV. Itu adalah kategori bank dengan modal inti di atas Rp 30 triliun.

Bangkok Bank Public Company Limited sebelumnya telah menyelesaikan akuisisi atas agregat 89,12% kepemilikan saham PT Astra International Tbk dan Standard Chartered PLC di PT Bank Permata Tbk. Transaksi telah dituntaskan dengan kesepakatan valuasi sebesar 1,63 kali lipat dari nilai buku Permata per tanggal 31 Maret 2020 atau sekitar Rp 33,66 triliun (US$ 2.282 juta, Baht 73.722 juta).

Bank Permata memiliki aset sebesar Rp 167,39 triliun (US$11.349 juta, Baht 366.595 juta) dengan 3,75 juta pelanggan dan 312 cabang di seluruh Indonesia, resmi menjadi investasi paling signifikan untuk Bangkok Bank.

(toy/fdl)